Berita

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Surya Paloh Tekankan Trust Publik Jadi Kunci Realisasi Optimisme Prabowo

JUMAT, 14 AGUSTUS 2026 | 12:34 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menilai pidato Presiden Prabowo Subianto telah membangun optimisme di tengah masyarakat. Namun, menurutnya, optimisme tersebut harus dibarengi dengan kepercayaan publik agar dapat diwujudkan dalam praktik.

"Yang pasti ya, Presiden membangun optimisme ya kepada semua kita sebagai warga negara bangsa ini. Ya mudah-mudahan optimisme Presiden itu berjalan sebagaimana yang kita harapkan bersama ya," ujar Surya usai Sidang Tahunan MPR RI di Kompleks Parlemen, Jumat, 14 Agustus 2026.

Surya menilai optimisme yang disampaikan Prabowo merupakan hal positif karena menunjukkan keyakinan bahwa berbagai persoalan bangsa dapat dihadapi.


"Presiden sudah bangun optimisme ini, problem apa pun seakan-akan mampu kita hadapi. Itu satu hal yang perlu kita garis bawahi. Menurut saya itu baik, karena bagaimanapun lebih bagus optimis daripada pesimis atau skeptis," katanya.

Meski demikian, Surya menekankan pentingnya memastikan optimisme tersebut benar-benar terealisasi di lapangan. Ia berharap berbagai target yang disampaikan pemerintah dapat diwujudkan tanpa kembali memerlukan banyak koreksi akibat pelaksanaan yang tidak sesuai harapan.

"Tapi intinya kan, bagaimana optimisme ini bisa terealisasikan sedemikian rupa di lapangan? Jangan jadi hal yang barangkali memerlukan koreksi-koreksi lagi, ya kan? Artinya, realisasinya tidak sedemikian rupa," tuturnya.

Menurut Surya, kepercayaan publik menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan optimisme tersebut. Dukungan masyarakat, kata dia, perlu berjalan beriringan dengan keyakinan pemerintah terhadap target yang ingin dicapai.

"Ya bagaimanapun juga adalah keyakinan untuk membangun trust. Membangun trust. Ya membangun trust itu penting sekali. Optimisme harus seiring dengan dukungan trust, keyakinan publik," pungkasnya.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya