Berita

Juru bicara Partai Gerindra sekaligus anggota Komisi XI DPR RI, Kamrussamad. (Foto: Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Nasib Ratusan Ribu PPPK Jadi PR Pemerintah pada 2027

JUMAT, 14 AGUSTUS 2026 | 09:14 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Persoalan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dinilai perlu menjadi salah satu fokus utama dalam agenda reformasi birokrasi pada 2027.

Juru bicara Partai Gerindra sekaligus anggota Komisi XI DPR RI, Kamrussamad mengatakan, persoalan PPPK perlu segera dituntaskan karena menyangkut nasib ratusan ribu keluarga di seluruh Indonesia.

“Pertama, 2027 menurut saya yang tidak kalah penting adalah menuntaskan masalah P3K. Karena ini menyangkut nasib ratusan ribu keluarga kita di seluruh Indonesia,” katanya di Gedung Parlemen, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.


Menurutnya, pemerintah perlu memperbaiki mekanisme pengangkatan PPPK yang selama ini belum mempertimbangkan kebutuhan pelayanan publik di masing-masing daerah.

“Tentu pengangkatan P3K selama ini kecenderungan tidak berbasis merit system berdasarkan kebutuhan pelayanan publik,” tegasnya.

Untuk itu, ia mendorong pemerintah pusat mengambil kebijakan yang lebih tepat dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan setiap daerah.

“Karena itu harus diperbaiki, lebih kasuistik di setiap daerah dan sekarang pemerintah pusat harus berani mengambil kebijakan. Dan ini adalah bagian daripada reformasi birokrasi yang harus dituntaskan. Gitu,” tegasnya.

Di sisi lain, Kamrussamad belum dapat memastikan terkait kemungkinan perubahan struktur kementerian pada 2027. Menurutnya, hal tersebut masih menunggu keputusan Presiden Prabowo Subianto.

“Nah, kita tunggu kalau soal itu,” tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya