Berita

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak saat peresmian Jembatan Perintis Garuda di Desa Ridomanah, Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Kamis, 13 Agustus 2026 (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Pertahanan

KSAD Lapor ke Prabowo: 3.008 Jembatan Telah Dibangun, Target 5.000 Titik Tahun 2026

KAMIS, 13 AGUSTUS 2026 | 12:53 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

TNI Angkatan Darat (AD) telah mengerjakan pembangunan 3.008 Jembatan Perintis Garuda di berbagai wilayah Indonesia. Dari jumlah tersebut, 2.500 jembatan telah rampung, 508 masih dalam proses, dan 798 berada di wilayah bencana.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan capaian tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto melalui video conference (vicon) dari Desa Ridomanah, Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Kamis, 13 Agustus 2026.

“Hari ini saya berada di Bekasi, merupakan titik ke-2.500 yang selesai selama hampir tujuh bulan ini. Kami sudah mengerjakan 3.008 titik jembatan. 2.500 selesai, 508 dalam proses, dan juga 798 di daerah bencana,” kata Maruli.


Maruli mengatakan TNI AD menargetkan pembangunan 5.000 titik jembatan dapat diselesaikan hingga akhir 2026. Evaluasi juga terus dilakukan, termasuk terhadap aspek teknis dan spesifikasi konstruksi, agar pengerjaan dapat berlangsung lebih cepat.

“Kami akan meyakinkan target 5.000 titik. Kami meyakini 5.000 ini bisa selesai. Setelah perjalanan teknis-teknis dalam pembuatan kita semakin cepat dan terus kita adakan evaluasi speknya dalam pembuatan jembatan,” ujarnya.

Pembangunan ribuan jembatan tersebut berdampak langsung terhadap akses masyarakat. Dari 3.008 jembatan yang dikerjakan, tercatat 9.008 sekolah kini memperoleh akses yang lebih baik.

“Sehingga anak-anak sekolah yang seperti Bapak harapkan, tidak perlu lagi basah-basah, tidak perlu lagi berisiko untuk mencapai sekolah,” jelas Maruli.

Jembatan-jembatan tersebut juga menghubungkan 7.807 desa dan kelurahan, sekaligus membuka akses menuju 4.502 fasilitas kesehatan dan 4.618 fasilitas ekonomi.

Terbukanya akses tersebut diharapkan mempermudah aktivitas masyarakat dan distribusi logistik di sejumlah daerah. Secara keseluruhan, pembangunan 3.008 jembatan diperkirakan memberikan manfaat bagi sekitar 4,5 juta jiwa.

“Dan juga bisa memfasilitasi 4,5 juta jiwa penerima manfaat,” kata Maruli.

Pembangunan juga menyasar wilayah yang terdampak bencana. Dari total jembatan yang dikerjakan, sebanyak 798 titik berada di daerah bencana.

Maruli memastikan pengerjaan di Aceh, Sumatera Utara, dan Padang akan terus dikebut agar seluruh jembatan prioritas dapat diselesaikan tahun ini.

Salah satu jembatan terpanjang yang telah dibangun berada di Aceh Tamiang dengan panjang mencapai 240 meter. TNI AD juga mengerjakan jembatan sepanjang 164 meter di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang telah terputus selama lebih dari tiga tahun.

“Ini bisa menghubungkan tiga kecamatan, sudah tiga tahun mereka terisolir,” ungkap Maruli.

Selain itu, TNI AD membangun Jembatan Termanu di NTT yang selama ini menyulitkan masyarakat saat melintasi sungai. Bahkan, warga yang meninggal dunia harus membawa peti jenazah melewati sungai tersebut.

“Kami targetkan ini di bulan Desember, mudah-mudahan ini bisa jadi hadiah Natal buat masyarakat di NTT,” tandas Maruli.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya