Berita

Ilustrasi. (Foto: Dok GOTO)

Bisnis

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

KAMIS, 13 AGUSTUS 2026 | 12:17 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) buka suara terkait keputusan MSCI yang mengeluarkan saham perseroan dari indeks. 

Head of Corporate Affairs GoTo Audrey Petriny mengatakan perseroan memahami keputusan tersebut menjadi kabar yang kurang menggembirakan bagi banyak pemegang saham GOTO.

“Kami mencermati keputusan MSCI terkait perlakuan terhadap saham GoTo dalam indeks ekuitas mereka, dan kami menyadari bahwa hal ini merupakan kabar yang kurang menggembirakan bagi banyak pemegang saham kami,” kata Audrey dalam keterangannya di Jakarta, Kamis 13 Agustus 2026.


Ia menjelaskan, keputusan MSCI bersifat teknis dengan posisi harga saham GOTO yang berada di batas bawah atau floor price Rp50, serta rendahnya volume perdagangan. Namun itu, tidak mencerminkan kinerja bisnis perseroan.

“Keputusan tersebut bersifat teknis. Hal ini disebabkan oleh posisi harga saham kami yang berada di batas bawah (floor price) Rp50 dengan volume perdagangan yang rendah; keputusan ini bukan merupakan akibat dari kinerja bisnis,” tegasnya.

Audrey mengatakan perseroan akan tetap berkomunikasi dengan MSCI terkait keputusan tersebut. Di sisi lain, manajemen akan fokus menjalankan bisnis untuk menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.

“Keputusan peninjauan indeks dilakukan secara berkala dan kami akan terus menjalin dialog aktif dengan MSCI. Sementara itu, kami akan tetap fokus mengelola bisnis untuk menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham,” ujar Audrey.

Dia menambahkan, kinerja keuangan GOTO justru menunjukkan perkembangan positif. Perseroan mencetak laba bersih mencapai Rp607 miliar dan pendapatan bersih Rp10,99 triliun sepanjang semester I-2026, membalikkan posisi rugi pada semester I-2025 sebesar Rp580 miliar.

Sebelumnya melalui MSCI Equity Indexes August 2026 Index Review, MSCI mengeluarkan dua saham Indonesia dari MSCI Global Standard Index. Salah satunya adalah saham GOTO.

Masalah itu, kata MSCI berkaitan dengan likuiditas saham GOTO yang relatif rendah di pasar lantaran saham itu diperdagangkan pada harga perdagangan mininum Rp50 di Bursa Efek Indonesia sejak penutupan perdagangan 13 Mei 2026.

“Perlakuan ini dilakukan karena adanya potensi masalah dalam replikasi indeks,” dikutip dari keterangan resmi MSCI.

Perubahan tersebut akan berlaku pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 31 Agustus 2026 dan efektif mulai 1 September 2026.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya