Berita

Ilustrasi Penerima Bansos Kemensos (Sumber: Gemini Generated Image)

Politik

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

KAMIS, 13 AGUSTUS 2026 | 11:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Temuan Kementerian Sosial yang menangguhkan lebih dari 1.494.652 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos karena terindikasi judi online disorot Anggota Komisi VIII DPR RI, Surahman Hidayat. Dari jumlah tersebut, 794.475 KPM juga tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Surahman menegaskan bansos dan PKH merupakan jaring pengaman sosial yang harus digunakan untuk kebutuhan dasar keluarga. Ia menyayangkan jika ada penerima yang justru menyalahgunakan bantuan ini untuk judi online, karena hal tersebut merugikan diri sendiri, keluarga, dan mencederai amanah negara.

“PKH adalah amanah negara untuk keluarga miskin dan rentan. Sangat disayangkan jika ada penerima yang malah menggunakannya untuk judi online,” tegas Surahman, Kamis, 13 Agustus 2026.


Ia mendukung langkah Kementerian Sosial menindak tegas Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos karena terindikasi judi online untuk memberikan efek jera. Namun, verifikasi harus dilakukan dengan cermat agar keluarga miskin yang benar-benar membutuhkan tidak terimbas hanya karena salah data.

”Kami mendukung langkah Kemensos menangguhkan bansos bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terindikasi judi online. Namun, verifikasi perlu dilakukan secara cermat, jangan sampai salah identifikasi,” ujar Surahman.

Selain itu, Surahman mengungkapkan bahwa literasi digital dan sosialisasi kepada masyarakat penerima bansos harus diperkuat. Edukasi ini penting agar keluarga penerima tidak terjerat praktik judi online yang merusak moral, ekonomi, dan masa depan anak-anak mereka.

“Pendamping PKH juga harus aktif mengingatkan para penerima agar bantuan digunakan untuk pendidikan, kesehatan, dan gizi. Judi online adalah ancaman serius yang bisa menghancurkan masa depan keluarga miskin,” ujar Surahman.

Surahman juga menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor untuk penanganan masyarakat yang kecanduan judi online. Ia mengatakan bahwa kecanduan judi online bukan hanya masalah terkait bansos, tetapi masalah sosial yang merusak sendi kehidupan bangsa.

“Selain penindakan berupa penangguhan, perlu rehabilitasi agar keluarga penerima bisa kembali ke jalur yang benar. Edukasi moral dan agama harus diperkuat agar mereka menjauhi praktik yang merusak,” pungkas Surahman.




Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya