Berita

Ilustrasi (Artiificial Inteligence)

Bisnis

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

KAMIS, 13 AGUSTUS 2026 | 11:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dikeluarkan dari MSCI Global Standard Indexes berdasarkan hasil Tinjauan Indeks Agustus 2026. 

Keputusan ini diambil setelah MSCI menilai likuiditas saham GOTO rendah sejak pertengahan Mei 2026.

MSCI menyebut persoalan tersebut berkaitan dengan harga saham GOTO yang tertahan di level terendah Rp50 per saham sejak penutupan perdagangan 13 Mei 2026. Kondisi itu dinilai berpotensi menimbulkan masalah dalam replikasi indeks.


"Perlakuan ini diterapkan karena adanya potensi masalah replikabilitas indeks yang terkait dengan likuiditasnya yang sangat rendah, yang disebabkan oleh perdagangan pada harga minimum yang dapat diperdagangkan sebesar Rp 50 di Bursa Efek Indonesia sejak penutupan pasar pada tanggal 13 Mei 2026," tulis MSCI dalam pengumumannya, Kamis 13 Agustus 2026. 

Untuk proses penghapusan, MSCI menerapkan prosedur khusus menggunakan sistem harga terendah, yakni pada level 0,00001 dari harga saham terkait.

“Yakni di level 0,00001 dari harga saham terkait,” jelas MSCI.

Penghapusan GOTO dari MSCI Indonesia Investable Market Index akan efektif setelah penutupan perdagangan 31 Agustus 2026.

Data RTI Business menunjukkan saham GOTO tidak bergerak dari Rp50 sepanjang tiga bulan terakhir. Sejak awal 2026, saham GOTO telah melemah 21,88 persen. Pada periode yang sama, investor asing mencatatkan aksi jual bersih sebesar Rp1,77 triliun.

Dalam sebulan terakhir, rata-rata volume perdagangan GOTO di pasar reguler mencapai 56,23 juta saham per hari, dengan rata-rata nilai transaksi sekitar Rp2,81 miliar. Kapitalisasi pasar perseroan tercatat Rp57,03 triliun.

Berdasarkan data per 3 Agustus 2026, investor asing menguasai 69,89 persen saham GOTO, sedangkan sisanya berada di tangan investor domestik.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya