Berita

Konferensi pers Madani Malindo II di Hotel Ambhara, Jakarta (Foto: Istimewa)

Dunia

CDCC dan IKIM Siap Gelar Madani Malindo II di Jakarta

KAMIS, 13 AGUSTUS 2026 | 09:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC) bersama Institut Kefahaman Islam Malaysia (IKIM) siap menggelar Persidangan Kedua Majelis Cendekiawan Madani Malaysia-Indonesia (MCM Malindo/Madani Malindo) pada 20-23 Agustus 2026 di Jakarta.

Forum yang mempertemukan cendekiawan dan tokoh Indonesia-Malaysia ini diarahkan untuk mempererat persaudaraan kedua negara serumpun sekaligus membahas gagasan Negara Madani serta posisi peradaban Melayu-Islam di tengah perubahan tatanan dunia yang semakin multipolar.

Chairman CDCC Prof. Dr. M. Din Syamsuddin mengatakan, penyelenggaraan MCM Malindo sejak awal tidak terlepas dari upaya mendukung, mengembangkan, sekaligus menyempurnakan gagasan Negara Madani.


“Awal mula lahirnya MCM Malindo adalah untuk mendukung, mengembangkan, dan menyempurnakan gagasan Negara Madani,” ujar Din dalam Konferensi Pers Madani Malindo II di Hotel Ambhara, Jakarta, dikutip Kamis, 13 Agustus 2026.

Din menjelaskan, gagasan Madani memiliki perjalanan intelektual yang panjang dan pernah mengemuka di Indonesia pada Festival Istiqlal 1995 dengan istilah “masyarakat Madani”.

“Gagasan Madani yang kini menjadi tagline politik Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim pernah diungkapkan di Indonesia pada Festival Istiqlal tahun 1995 dengan istilah ‘masyarakat Madani’. Gagasan tersebut kemudian digunakan dan dikembangkan dalam diskursus para cendekiawan Muslim,” kata Din.

Steering Committee MCM Malindo Prof. Dr. R. Siti Zuhro mengatakan, persidangan kedua tidak hanya membahas Negara Madani pada tataran konseptual, tetapi juga menyusun rancang bangun dalam konteks Indonesia. 

“Acara ini akan mengulas bentuk Negara Madani yang kita bayangkan dan akan menyusun rancang bangun Negara Madani dalam perspektif Negara Pancasila,” ujar Siti Zuhro.

Steering Committee MCM Malindo Dr. Agus Wicaksono menuturkan forum ini juga menjadi ruang untuk melihat posisi peradaban Melayu-Islam dalam tatanan global yang semakin multipolar. 

“Kita ingin mencari posisi peradaban Melayu-Islam di era yang sangat multipolar. Pada saat yang sama, kita ingin menawarkan alternatif ideologi dunia melalui gagasan Negara Madani,” ujar Agus. 

Persidangan akan diikuti 68 peserta dari Indonesia dan 40 peserta dari Malaysia, dengan agenda yang mencakup perspektif teologis, filosofis, historis, konteks negara modern, hingga kerangka strategis perwujudan Negara Madani.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya