Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

GOTO dan CPIN Terdepak dari Global Standard, MSCI Coret 9 Saham Indonesia

KAMIS, 13 AGUSTUS 2026 | 07:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penyedia indeks global MSCI Inc resmi merilis hasil MSCI Equity Indexes August 2026 Index Review pada Rabu 12 Agustus 2026 Waktu setempat. 

Dalam tinjauan berkala tersebut, dua saham Indonesia dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index, sementara tidak ada saham baru yang masuk ke indeks acuan utama tersebut.

Dua saham yang terdepak adalah PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN). GOTO dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index, sedangkan CPIN turun ke MSCI Global Small Cap Index.


MSCI juga menghapus sembilan saham Indonesia dari MSCI Global Small Cap Index, yakni PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT MD Entertainment Tbk (FILM), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), dan PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI).

Seluruh perubahan tersebut akan berlaku setelah penutupan perdagangan 31 Agustus 2026 atau efektif mulai 1 September 2026.

“Semua perubahan akan berlaku mulai penutupan pada 31 Agustus 2026. Tanggal berlaku: 1 September 2026,” kata MSCI dalam pengumumannya, dikutip Kamis 13 Agustus 2026. 

Keluarnya GOTO menjadi perhatian karena perusahaan hasil merger Gojek dan Tokopedia itu pernah memiliki valuasi sekitar Dolar AS29 miliar. Kini, kapitalisasi pasarnya menyusut menjadi sekitar 3,2 miliar Dolar AS.

Tekanan juga terlihat pada saham GOTO yang masih bertahan di level Rp50 sejak pertengahan Mei 2026. Level tersebut merupakan batas harga terendah saham di papan utama Bursa Efek Indonesia (BEI).

MSCI sebelumnya telah membekukan perubahan terhadap GOTO pada akhir Mei karena rendahnya likuiditas saham tersebut dinilai berpotensi menyulitkan replikasi indeks. Sejumlah sekuritas juga sebelumnya memperkirakan GOTO akan dikeluarkan dari indeks MSCI.

Sementara itu, CPIN menjadi satu-satunya saham Indonesia yang masuk MSCI Global Small Cap Index dalam tinjauan kali ini. Tidak ada saham Indonesia yang ditambahkan ke MSCI Global Standard Index.

Perubahan komposisi MSCI menjadi perhatian investor karena indeks tersebut banyak digunakan investor institusional dan pengelola dana global sebagai acuan investasi. Saham yang dikeluarkan dari indeks berpotensi mengalami perubahan permintaan karena investor yang menggunakan MSCI sebagai benchmark perlu menyesuaikan portofolionya.

MSCI akan mengumumkan hasil November 2026 Index Review pada 11 November 2026, dengan perubahan berikutnya berlaku efektif 1 Desember 2026.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya