Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Setoran Pajak Tumbuh 23 Persen hingga Juli, Purbaya Pede Target Tercapai

RABU, 12 AGUSTUS 2026 | 10:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimis kinerja penerimaan pajak masih sesuai dengan target yang ditetapkan pemerintah. Hingga akhir Juli 2026, penerimaan pajak tercatat tumbuh lebih dari 23 persen.

"(Penerimaan pajak) hingga 31 Juli, angka Jumat pekan lalu, Pak Bimo (Dirjen Pajak) lapor kemarin, masih relatif aman 23 persen lebih pertumbuhannya," kata Purbaya di Kantor Kemenkeu, dikutip Rabu 12 Agustus 2026.

Sebagai gambaran, penerimaan pajak nasional pada Januari-Juli 2025 tercatat sebesar Rp990,01 triliun. Dengan asumsi pertumbuhan 23 persen hingga periode yang sama tahun ini, maka realisasi penerimaan pajak diperkirakan mencapai sekitar Rp1.217,7 triliun.


Capaian tersebut melanjutkan tren positif penerimaan pajak yang telah terlihat sejak awal tahun. Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan pajak pada semester I/2026 mencapai Rp1.035,7 triliun. 

Angka itu tumbuh 24,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Realisasi tersebut telah mencapai 43,9 persen dari target penerimaan pajak yang ditetapkan dalam APBN 2026 sebesar Rp2.357,7 triliun.

Kemenkeu menyebut pertumbuhan penerimaan pajak pada semester I/2026 ditopang oleh sejumlah faktor, mulai dari peningkatan aktivitas ekonomi, kenaikan pembayaran upah dan take home pay (THP), hingga meningkatnya harga komoditas.

Jika dirinci berdasarkan jenis pajak, pertumbuhan terbesar berasal dari PPN dan PPnBM yang mencapai 42,2 persen dengan realisasi Rp380 triliun.

Kemudian, penerimaan PPh badan beserta depositnya tumbuh 28,6 persen menjadi Rp196,1 triliun.
PPh orang pribadi dan PPh Pasal 21 beserta deposit PPh Pasal 21 juga mencatat pertumbuhan 13,6 persen dengan realisasi Rp146 triliun.

Sementara itu, penerimaan dari PPh final, PPh Pasal 22, dan PPh Pasal 26 tumbuh 1,4 persen dengan realisasi Rp159,9 triliun.

Adapun penerimaan pajak lainnya mencapai Rp153,8 triliun atau tumbuh 22,7 persen.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya