Berita

Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah (Foto: Kemlu RI)

Global

Kemlu Masih Verifikasi Kabar Satu WNI Tewas dalam Serangan di Perairan Yaman

RABU, 12 AGUSTUS 2026 | 09:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) masih melakukan verifikasi atas kabar meninggalnya satu warga negara Indonesia (WNI) dalam insiden serangan drone terhadap kapal MV Tihamah di wilayah Yaman, Selasa, 11 Agustus 2026.

Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah mengatakan, KBRI Muscat terus memantau perkembangan insiden yang terjadi saat kapal tersebut berada di Pelabuhan Bab Al Mandab, Murad, Yaman. 

Kapal MV Tihamah diketahui membawa 11 anak buah kapal (ABK), terdiri dari delapan WN Pakistan dan tiga WNI.


“Berdasarkan komunikasi KBRI Muscat dengan ABK WNI yang selamat, insiden terjadi saat kapal sedang sandar di Pelabuhan Bab Al Mandab, Murad, Yaman,” kata Heni dalam pernyataan tertulis, dikutip Rabu, 12 Agustus 2026.

Dari tiga ABK WNI, satu orang mengalami luka ringan akibat serpihan dan tidak memerlukan perawatan di rumah sakit. Sementara satu ABK WNI lainnya mengalami luka dan telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Lebih lanjut Heni mengatakan, Kemlu masih melakukan konfirmasi dengan otoritas setempat terkait satu ABK WNI yang diberitakan meninggal oleh sejumlah media internasional.

"Namun, informasi tersebut masih dalam proses verifikasi. KBRI Muscat tengah berkomunikasi dengan otoritas terkait untuk memperoleh konfirmasi resmi mengenai kondisi dan keberadaan ABK WNI yang bersangkutan,” ujar Heni.

Kemlu bersama KBRI Muscat terus berkoordinasi dengan otoritas setempat dan pihak-pihak terkait untuk memastikan kondisi ketiga ABK WNI. 

Sementara itu, Kementerian Perhubungan Yaman menyebut serangan terhadap kapal MV Tihama menyebabkan kebakaran dan menewaskan empat awak kapal, yakni tiga warga negara Pakistan dan satu pelaut Indonesia. 

Serangan tersebut juga dilaporkan menyebabkan empat awak lainnya mengalami luka-luka serta melukai seorang anggota tim penyelamat.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya