Berita

Ilustrasi bansos/Istimewa

Nusantara

Mengenal Kriteria Desil Penyaluran Bansos dan Cara Ceknya

RABU, 12 AGUSTUS 2026 | 09:48 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Pemerintah melalui Kementerian Sosial terus menggenjot penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) serta Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau bantuan sembako untuk Triwulan III periode Juli hingga September 2026.

Penyaluran bantuan ini didasarkan pada data mutakhir yang diperbarui secara berkala setiap tiga bulan sekali oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Berdasarkan update data terbaru, untuk bansos sembako terdapat belasan juta penerima yang berlanjut ke triwulan III dengan jutaan KPM yang mengalami pengalihan.


Begitu pula dengan Bansos PKH yang mencatatkan jutaan KPM penerima lanjutan. Pengalihan atau penangguhan bansos ini umumnya disebabkan oleh faktor demografi seperti kematian, perubahan status desil, hingga terdeteksinya transaksi judi online berdasarkan laporan dari PPATK.

Penentuan sasaran penerima bantuan menggunakan sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga yang dinamakan desil, bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Terdapat sepuluh kelompok desil yang masing-masing berisi 10 persen keluarga di Indonesia. Pemerintah secara khusus memprioritaskan penyaluran bansos kepada masyarakat yang berada pada kelompok desil 1 hingga desil 4.

Rincian sepuluh kriteria desil tersebut mencakup desil 1 sebagai kelompok sangat miskin atau 10 persen terbawah, desil 2 kelompok miskin, desil 3 kelompok hampir miskin, dan desil 4 kelompok rentan miskin. Sementara itu, desil 5 hingga 10 mencakup kelompok menengah bawah hingga kelompok sangat kaya.

Bagi masyarakat yang ingin memastikan status kepesertaan dan kriteria desil mereka secara transparan, pengecekan dapat dilakukan secara mandiri lewat ponsel tanpa perlu mendatangi kantor kelurahan atau dinas sosial.

Warga cukup mengunjungi laman resmi cek bansos Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id, memasukkan 16 digit Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai e-KTP, mengisi kode captcha, lalu mengklik tombol cari data.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya