Berita

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani didampingi Wakil Ketua Komisi B Wahyu Dewanto (kiri). (Foto: Istimewa)

Bisnis

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

RABU, 12 AGUSTUS 2026 | 05:25 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Jakarta Asset Forum & Expo (JAFEX) 2026 merupakan wadah untuk mendorong optimalisasi aset daerah sekaligus membuka peluang investasi di Jakarta.

Demikian penegasan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani saat menghadiri JAFEX 2026 yang mengusung tema ‘Unlocking the Value of Jakarta’s Assets’ di The St. Regis Jakarta, Jakarta Selatan, Selasa 12 Agustus 2026.

Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kepercayaan investor untuk menanamkan modal di Jakarta menjadi salah satu target penting dalam pelaksanaan JAFEX.


"Termasuk kepercayaan investor di DKI Jakarta," kata Rany, dikutip dari laman DPRD DKI.

Menurut Rany, dukungan investasi dibutuhkan untuk memperkuat pembangunan Jakarta. Sebab, butuh biaya besar. Harapannya, peningkatan aktivitas ekonomi turut berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat Jakarta.

Sektor yang memiliki peluang pengembangan investasi antara lain transportasi dan UMKM. 

“Lebih banyak kalau saya lihat investasi yang bisa diharapkan untuk bisa bergabung di bidang transportasi,” kata Rany.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Wahyu Dewanto.  

“Ya tentunya ini sudah saatnya lah sekarang Pemda membuka diri,” kata Wahyu.

Ia menilai, Jakarta memiliki potensi aset yang sangat besar. Namun selama ini, proses kolaborasi dengan pihak swasta masih menghadapi tantangan dari sisi birokrasi.

“Jakarta itu asetnya besar, puluhan triliun, bahkan ratusan,” kata Wahyu.

Melalui JAFEX, kata dia, Pemprov DKI bisa mulai membuka informasi mengenai berbagai potensi kerja sama yang dapat dikembangkan. Baik melalui perangkat daerah maupun BUMD.

“Alhamdulillah sudah dibuka sekarang, dari dinas, dari BUMD semua menawarkan (investasi),” kata Wahyu.

Ia menegaskan, optimalisasi aset tidak semata-mata ditujukan untuk meningkatkan pendanaan daerah. Lebih dari itu. Pengelolaan aset melalui kolaborasi bisa menjawab kebutuhan masyarakat.

Lebih lanjut, tambah Wahyu, kepastian hukum dan kecepatan proses menjadi faktor penting untuk meyakinkan investor untuk menanamkan modal di Jakarta.

“Karena kalau enggak, kita ditinggal lagi,” pungkas Wahyu.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya