Berita

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta, Dailami Firdaus. (Foto: Istimewa)

Politik

Dailami Firdaus:

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Tidak Bisa Ditoleransi

SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 23:12 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Promosi minuman keras (miras) berkedok tantangan (challenge) hafalan Al-Qur'an saat konser musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara merupakan bentuk penghinaan dan pelecehan terhadap simbol serta nilai-nilai agama yang tidak dapat ditoleransi.

"Ini sangat memprihatinkan dan tidak boleh dianggap sebagai candaan atau sekadar kreativitas dalam sebuah acara," kata Anggota DPD RI asal DKI Jakarta, Dailami Firdaus, Selasa 11 Agustus 2026.

Dailami menegaskan bahwa  Al-Qur’an merupakan kitab suci yang harus ditempatkan dan dihormati sebagaimana mestinya. Menurutnya, menjadikan minuman keras sebagai hadiah dalam sebuah tantangan membaca Al-Qur’an merupakan tindakan yang sangat tidak pantas.


Dailami mendorong aparat penegak hukum bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) segera menelusuri fakta di lapangan, termasuk siapa penyelenggara, pihak yang terlibat, tujuan kegiatan, serta bagaimana kegiatan tersebut dapat berlangsung di kawasan Ancol.

"Harus diusut tuntas. Jangan berhenti pada permintaan maaf atau klarifikasi di media sosial," kata Dailami. 

Ia melanjutkan, proses hukum harus dilakukan secara objektif dengan terlebih dahulu memastikan seluruh fakta dan unsur pidananya. Ia menyerahkan penentuan bentuk serta berat-ringannya hukuman kepada aparat penegak hukum dan pengadilan berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Dailami menilai, apabila dugaan tersebut terbukti dilakukan dengan sengaja untuk menghina atau melecehkan agama, persoalannya tidak boleh dipandang lebih ringan dibandingkan perkara-perkara penistaan agama yang pernah menimbulkan polemik besar di Indonesia, termasuk kasus yang melibatkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Kalau memang terbukti ada kesengajaan dan memenuhi unsur pelanggaran hukum, jangan ada perlakuan berbeda. Siapa pun pelakunya harus diproses secara tegas dan profesional," pungkas Dailami.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya