Berita

Ilustrasi. (Foto: HUmas Pertamina)

Bisnis

Pengurangan Emisi Pertamina Tembus 118 Persen di Semester I 2026

SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 22:17 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT Pertamina (Persero) sukses menjalankan program dekarbonisasi dengan capaian pengurangan emisi di atas target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2026. 

Sepanjang semester 2026, dekarbonisasi Pertamina Group berhasil mengurangi emisi karbon sebesar 118 persen di atas target 2026.
 
Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan program dekarbonisasi merupakan bagian dari inisiatif Pertamina dalam mengimplementasikan ESG (Environmental, Social, and Governance) di seluruh lini bisnis.
 

 
“Sebagai perusahaan energi kelas dunia, Pertamina berkomitmen menjalankan ESG sesuai dengan standar dunia. Dekarbonisasi Pertamina juga merupakan komitmen Perusahaan menjalankan target Pemerintah mencapai NZE pada tahun 2060,” ujar Muhammad Baron dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026.

Selain dekarbonisasi, lanjut Baron, Pertamina juga konsisten mengembangkan bisnis rendah karbon (Low Carbon Business) sebagai bagian dari implementasi ESG. Sepanjang Januari-Juni 2026, kinerja bisnis rendah karbon Pertamina mencapai 101 persen atau di atas target RKAP 2026. Keberhasilan ini menunjukkan kinerja solid dalam mendorong inisiatif pengembangan energi rendah karbon.
 
“Pencapaian ini didukung oleh beberapa program utama seperti bioethanol, biofuel, dan efisiensi energi yang mampu melampaui target yang telah ditetapkan,” ujar Baron.
 
Program ESG lainnya yang dijalankan Pertamina mulai dari sustainable procurement, sustainability budget tagging, serta program pemberdayaan masyarakat juga menunjukkan kinerja positif. Secara keseluruhan kinerja dalam tata Kelola ini berhasil melampaui target mencapai 102 persen.
 
“Keberhasilan ini mencerminkan pelaksanaan program yang efektif terutama pada aspek tata kelola, sosial, dan sistem pendukung keberlanjutan,” imbuh Baron.

Baron menegaskan, keberhasilan Pertamina dalam mengimplementasikan ESG secara terintegrasi telah mengokohkan kembali Pertamina sebagai perusahaan peringkat ESG nomor 1 dunia untuk Sub-Industri Integrated Oil and Gas.
 
Hal yang membanggakan, Pertamina juga menjadi rujukan bagi perusahaan negara lain dalam menjalankan ESG secara terintegrasi. Pada 24 Juni 2026, Pertamina menerima kunjungan dari perusahaan Telekom Berhad Malaysia untuk melihat langsung program sustainability di Pertamina yang terintegrasi dengan strategi bisnis, pendekatan dekarbonisasi dan transisi energi, serta praktik community development seperti Desa Energi Berdikari (DEB).
 
Sebagai bagian dari perusahaan energi global, Pertamina terus aktif dalam forum internasional seperti Oil & Gas Decarbonization Charter (OGDC) 2026 sebagai bentuk komitmen global terhadap hasil COP28. Pertamina aktif berpartisipasi dalam evaluasi kinerja penurunan emisi karbon setiap tahun melalui inisiatif OGDC.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya