Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

DSSA Bergerak Fluktuatif, Transaksi Sesi I Capai Rp439,83 Miliar

SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 13:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) bergerak fluktuatif dalam perdagangan sesi 1, Selasa siang 11 Agustus 2026). 

Hingga pukul 12.43 WIB, saham emiten yang bergerak di bidang energi, pertambangan batu bara, teknologi, dan infrastruktur tersebut berada di level 985.

Pantauan RMOL, sepanjang perdagangan siang, DSSA bergerak dalam rentang cukup lebar. Saham ini sempat menyentuh level tertinggi 995 dan turun hingga 930. Dengan posisi terakhir di 985, harga DSSA masih sama dengan penutupan perdagangan sehari sebelumnya.


Pergerakan DSSA juga berlangsung dalam transaksi yang cukup ramai. Hingga pukul 12.43 WIB, volume perdagangan mencapai 461,32 juta saham dengan nilai transaksi Rp439,83 miliar. Frekuensi transaksi tercatat 38.525 kali.

Di tengah perdagangan pasar yang cenderung lesu, DSSA bahkan masuk dalam tiga besar saham dengan nilai transaksi terbesar pada sesi I, bersama PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

TPIA merupakan emiten produsen petrokimia yang memasok berbagai bahan baku untuk industri plastik dan kimia. Sementara BUMI merupakan perusahaan pertambangan yang terutama bergerak di sektor batu bara. Ketiganya memiliki karakter bisnis yang berbeda, tetapi sama-sama menjadi saham yang banyak diperdagangkan investor pada sesi I.

Aktivitas DSSA pada Selasa juga masih cukup tinggi jika dibandingkan dengan perdagangan sehari sebelumnya. Pada Senin (10 Agustus), saham DSSA dibuka di level 990 dan sempat melesat hingga 1.075. Namun, saham kemudian terkoreksi hingga level terendah 975 sebelum ditutup di 985.

Perdagangan DSSA pada hari tersebut juga jauh lebih ramai. Volume transaksi mencapai 1,26 miliar saham dengan nilai Rp1,28 triliun dan frekuensi 122.452 kali.

Hingga pertengahan sesi perdagangan, volume DSSA sudah mencapai sekitar 36,7 persen dari volume perdagangan penuh pada Senin. Nilai transaksinya juga telah mencapai sekitar 34,4 persen dari total nilai transaksi sehari sebelumnya.

Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa meski harga DSSA belum berubah dari penutupan sebelumnya, aktivitas jual-beli saham ini tetap tinggi. Rentang pergerakan 930 hingga 995 juga menunjukkan bahwa saham DSSA masih menghadapi tekanan sekaligus minat beli yang cukup kuat dari pelaku pasar.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya