Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Saham BBCA Bertahan di Rp6.375, Transaksi Tembus Rp284 Miliar

SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 11:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) bergerak relatif stabil pada perdagangan Selasa, 11 Agustus 2026. 

Berdasarkan data pada pukul 11.11.27 WIB, saham BBCA berada di level Rp6.375 per saham, sama dengan posisi penutupan perdagangan sehari sebelumnya.

Pantauan RMOL berdasarkan data bursa, pada perdagangan Senin, 10 Agustus 2026, BBCA dibuka di level Rp6.400. Saham bank swasta terbesar di Indonesia tersebut sempat menguat hingga Rp6.450, sebelum bergerak turun ke level terendah Rp6.350 dan akhirnya ditutup di Rp6.375. 


Sepanjang perdagangan, volume transaksi mencapai 88,67 juta saham dengan nilai transaksi sekitar Rp566,83 miliar dan frekuensi 37.603 kali. Data historis juga mencatat BBCA tidak mengalami perubahan harga secara harian pada 10 Agustus. 

Memasuki perdagangan Selasa, 11 Agustus 2026 hingga pukul 11.11.27 WIB, BBCA dibuka di level Rp6.400. Saham tersebut sempat menyentuh level tertinggi Rp6.400 dan turun hingga Rp6.250, sebelum berada di Rp6.375.

Pada posisi tersebut, volume perdagangan BBCA tercatat 45,24 juta saham dengan nilai transaksi Rp284,70 miliar dan frekuensi 13.358 kali. Sementara volume transaksi ternegosiasi tercatat 3.000 saham.

Dengan demikian, pergerakan BBCA dalam dua hari perdagangan menunjukkan saham masih bergerak dalam rentang Rp6.250-Rp6.450. Pada Selasa hingga pukul 11.11 WIB, posisi Rp6.375 masih sama dengan penutupan Senin, meski sempat mengalami tekanan hingga Rp6.250.

BBCA merupakan emiten yang bergerak di bidang perbankan melalui PT Bank Central Asia Tbk. Saham ini menjadi salah satu saham berkapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia dan kerap menjadi perhatian investor dalam perdagangan sektor keuangan.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya