Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Perluas Profil Pemegang Saham, BEI Tambahkan Informasi Tipe Investor dan Status Afiliasi

SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 08:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Guna memberikan kepastian dan keterbukaan informasi yang lebih komprehensif bagi para pelaku pasar, Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai menayangkan kolom informasi tipe investor bagi seluruh pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1 persen pada data emiten. 

Penambahan rincian ini memungkinkan investor ritel maupun institusi untuk menganalisis komposisi serta struktur pemodal di balik suatu saham dengan jauh lebih mudah dan akurat.

Sebagai kelanjutan dari agenda transformasi tersebut, BEI saat ini sedang menyusun pengembangan sistem untuk menghadirkan satu kolom tambahan lagi, yaitu status afiliasi pemegang saham. Kehadiran kolom ini akan menjawab kebutuhan pasar akan kepastian apakah pemodal besar tersebut terikat hubungan bisnis atau manajemen dengan emiten, atau murni investor independen. 


Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyampaikan bahwa transparansi atas tipe investor dan koneksi afiliasi ini sangat menentukan penilaian investor global terhadap integritas pasar modal Indonesia.

"Secara kualitatif, pada 2030, Bursa Efek Indonesia harus menjadi bursa kelas dunia yang tentunya memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia. Oleh sebab itu ada beberapa target yang akan kami tetapkan," kata Jeffrey, di Jakarta, dikutip Selasa 11 Agustus 2026.

Standardisasi data kepemilikan saham yang makin rinci ini menjadi pijakan vital bagi BEI untuk menyelaraskan diri dengan bursa-bursa utama dunia. 

Dengan daya tarik pasar yang lebih transparan, BEI optimistis dapat menggaet aliran modal yang lebih besar guna mendukung pencapaian target jangka panjang tahun 2030, termasuk mendorong nilai kapitalisasi pasar hingga menembus setara 83 persen dari PDB nasional.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya