Berita

Diskusi publik Ketahanan Pangan Jakarta di Studio EZY TV. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Dharma Jaya Siapkan Strategi Kemandirian Pangan

SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 05:58 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemprov DKI Jakarta terus menggenjot  ketahanan pangan, khususnya pemenuhan protein hewani.

Melalui Perumda Dharma Jaya, berbagai langkah strategis mulai dari program pangan murah keliling hingga pembangunan kawasan pertanian terpadu (integrated farming) tengah disiapkan demi menjaga stabilitas harga dan menekan stunting di ibu kota.

Dalam diskusi publik Ketahanan Pangan Jakarta yang dipandu Moh Gunawan Abdillah di Studio EZY TV, Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman mengungkapkan bahwa sebagai salah satu BUMD pangan, pihaknya memegang mandat utama untuk memastikan ketersediaan protein hewani dengan harga terjangkau bagi masyarakat.


Untuk memastikan keterjangkauan akses, Perumda Dharma Jaya tidak hanya mengandalkan skema subsidi stasioner, melainkan aktif melakukan aksi jemput bola ke pemukiman warga melalui program operasi pasar keliling bernama "Jawara".

"Setiap hari ada enam kelurahan yang kami kelilingi menggunakan armada mobil," kata Raditya, dikutip Selasa 11 Agustus 2026. 

"Jadwalnya kami koordinasikan dengan pihak kelurahan beberapa hari sebelum pelaksanaan bazar murah, sehingga informasi tersampaikan dengan baik ke masyarakat," sambungnya.

Selain itu, bagi masyarakat umum yang tidak masuk dalam daftar penerima Kartu Pangan Murah, Dharma Jaya juga menyediakan opsi kemasan daging ekonomis seharga Rp20.000 yang bisa dibeli melalui berbagai platform belanja online. 

Produk porsi sekali masak ini diharapkan dapat membantu pemenuhan gizi harian rumah tangga tanpa membebani dompet warga.

Diskusi tersebut turut dihadiri Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta Jupiter sebagai narasumber.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya