Berita

Dialog Satgas Inovasi Pembiayaan Taman Nasional. (Foto: Kemenhut)

Politik

Penetapan Tiga Taman Nasional Jadi BLU Berangkat dari Ide Prabowo

KAMIS, 06 AGUSTUS 2026 | 08:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Upaya pemerintah memperkuat pengelolaan kawasan konservasi melalui skema pendanaan yang lebih inovatif mulai membuahkan hasil. 

Tiga taman nasional yakni Komodo, Gunung Rinjani, dan Bromo Tengger Semeru resmi ditetapkan sebagai Badan Layanan Umum (BLU), menandai langkah awal transformasi pembiayaan konservasi di Indonesia.

Penguatan skema pembiayaan taman nasional tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan dalam dialog Satgas Inovasi Pembiayaan Taman Nasional bersama para pemimpin redaksi media nasional di Kantor Kementerian Kehutanan, Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026. 


Dialog dipimpin Ketua Satgas Hashim Djojohadikusumo, didampingi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni selaku Wakil Ketua Bidang Regulasi, serta Mari Elka Pangestu sebagai Wakil Ketua Bidang Investasi.

Pembentukan BLU ini memungkinkan pendapatan yang dihasilkan dari masing-masing taman nasional dapat kembali dimanfaatkan untuk kawasan tersebut. Pasalnya selama ini penerimaan dari tiket masuk wisata tercatat sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan masuk ke kas negara, sehingga belum tentu seluruhnya kembali untuk mendukung pengelolaan kawasan konservasi.

“Dengan BLU ini, apa yang didapatkan di Komodo, Rinjani, dan Bromo Tengger Semeru itu bisa balik lagi kepada alam. Untuk memperbaiki sarana prasarana, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, konservasi, dan lain sebagainya,” ujar Raja Antoni.

Penetapan tiga taman nasional sebagai Badan Layanan Umum (BLU) menjadi capaian awal Satgas Inovasi Pembiayaan Taman Nasional yang baru dibentuk. Satgas berhasil mempercepat proses hingga mendapat persetujuan Kementerian Keuangan. 

Di sisi lain, pemerintah juga mulai mengembangkan skema blended financing, yakni pendanaan yang menggabungkan APBN dengan dukungan sektor swasta, filantropi, dan investasi untuk memperkuat pembiayaan konservasi secara berkelanjutan.

Selanjutnya Ketua Satgas Pembiayaan Taman Nasional Hashim Djojohadikusumo mengatakan satgas dibentuk untuk mencari terobosan pembiayaan bagi 57 taman nasional di Indonesia. Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto menginginkan pengelolaan seluruh taman nasional diperkuat melalui skema pendanaan yang inovatif dan berkelanjutan. 

“Presiden punya ide kalau bisa seluruh 57 taman nasional kita cari cara-cara khusus, inovatif untuk membiayai. Melindungi alam, menyejahterakan masyarakat, dan membangun masa depan Indonesia merupakan satu kesatuan. Inovasi pembiayaan dibutuhkan agar upaya konservasi dapat berlangsung secara berkelanjutan serta memberikan manfaat yang nyata dan berkeadilan bagi masyarakat sekitar kawasan,” bebernya.

Adapun Wakil Ketua Bidang Investasi Satgas, Mari Elka Pangestu, menegaskan skema pembiayaan baru bukan untuk mengomersialkan taman nasional, melainkan memperkuat konservasi, melindungi keanekaragaman hayati dan spesies terancam punah, serta mengoptimalkan pemanfaatan jasa lingkungan agar memberi manfaat berkelanjutan bagi kawasan konservasi dan masyarakat sekitar.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya