Berita

Politisi senior PKS Mulyanto. (Foto: Dokumentasi Fraksi PKS)

Politik

PKS: Stabilitas Harga BBM Vital bagi Daya Beli Masyarakat

KAMIS, 06 AGUSTUS 2026 | 00:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Politisi senior PKS Mulyanto mengapresiasi arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Menteri ESDM untuk memberikan perhatian khusus terhadap stabilitas harga BBM. 

Menurutnya, di tengah ketidakpastian ekonomi global, menjaga keterjangkauan harga energi merupakan langkah penting untuk melindungi daya beli masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional.
    
“Menjaga harga BBM ini sangat vital bagi daya beli masyarakat, dan mesti didukung dengan kepastian hukum terkait distribusi BBM bersubsidi,” kata Mulyanto dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026.


Hingga hari ini, lanjut dia, masih terdapat ketidakjelasan mengenai batasan kendaraan yang berhak memperoleh BBM bersubsidi. 

Di lapangan, masyarakat sering menghadapi perbedaan perlakuan antar-SPBU. Sebagian mengacu pada aplikasi digital, sebagian lagi menggunakan kebijakan internal. Kondisi seperti ini berpotensi menimbulkan kebingungan, ketidakadilan, bahkan konflik antara masyarakat dengan petugas.

"Kasus penolakan pengisian BBM bersubsidi terhadap kendaraan tertentu yang sempat menjadi perhatian publik menunjukkan bahwa persoalan utama bukan semata-mata pada pelaksana di lapangan, melainkan pada belum kuatnya dasar regulasi yang menjadi acuan bersama,” ungkapnya.
    
Karena itu, Mulyanto mendorong pemerintah segera melakukan penyempurnaan regulasi mengenai distribusi BBM bersubsidi. 

Regulasi tersebut setidaknya harus mengatur secara tegas: siapa yang berhak menerima BBM bersubsidi; jenis kendaraan yang berhak maupun yang tidak berhak; mekanisme pengawasan dan penegakan hukum; serta dasar hukum pemanfaatan sistem digital seperti MyPertamina agar implementasinya memiliki kepastian hukum.
    
"Di tengah tekanan fiskal akibat fluktuasi harga energi dunia, subsidi BBM harus benar-benar tepat sasaran. Tetapi ketepatan sasaran tidak boleh mengorbankan kepastian hukum bagi masyarakat," tegasnya. 
    
"Arahan Presiden ini menjadi momentum yang tepat untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh. Pemerintah jangan hanya fokus menjaga harga BBM, tetapi juga harus menyelesaikan persoalan regulasi distribusinya. Dengan demikian, masyarakat memperoleh tiga kepastian sekaligus: harga yang terjangkau, distribusi yang adil, dan kepastian hukum yang jelas," terang Anggota Komisi Energi DPR RI 2019-2024 ini. 

Ia menambahkan sekarang sudah saatnya kebijakan subsidi BBM tidak lagi bergantung pada interpretasi di lapangan, melainkan berdiri di atas regulasi yang kuat, transparan, dan memberikan perlindungan hukum bagi seluruh pihak.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya