Berita

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah melepas puluhan Pekerja Migran Indonesia (PMI). (Foto: Kemenkop)

Politik

Wamenkop Pesankan Pekerja Migran Jaga Nama Baik

RABU, 05 AGUSTUS 2026 | 19:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Puluhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) bertolak ke Jepang. Pengiriman puluhan pekerja migran ini diinisiasi oleh Koperasi Jasa Syariah KITA MIRAINO HIKARI yang juga turut didukung Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB). 

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah yang secara simbolis melepas PMI berpesan agar para pekerja menjaga nama baik Indonesia di Jepang. Ia berharap PMI tidak hanya mengejar materi, tetapi juga menyerap ilmu manajerial dan etika kerja disiplin di Jepang untuk nantinya dibawa pulang ke tanah air.

"Kalian adalah citra Indonesia, tanamkan di hati bahwa Indonesia adalah tanah air kalian. Jadilah wirausaha baru saat kembali ke tanah air nanti," pesannya saat acara pelepasan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu, 5 Agustus 2026.


Sebanyak 86 orang pekerja migran ini ilepas untuk bertolak ke Jepang dari program yang diinisiasi oleh Koperasi Jasa Syariah Kita Miraino Hikari. Puluhan pekerja migran ini akan bekerja di berbagai sektor, seperti hospitality dan jasa konstruksi.

Langkah ini disebut Wamenkop sebagai bentuk nyata transformasi koperasi modern yang mampu berkontribusi pada sektor riil dan penciptaan lapangan kerja internasional, sekaligus mendukung visi Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Direktur Utama LPDB Krisdianto dan Ketua Koperasi Jasa Syariah Kita Miraino Hikari Aditya Affasha Riawan.

Farida menekankan pentingnya penguatan kelembagaan koperasi sesuai Pasal 33 UUD 1945. Ia menegaskan koperasi harus menjadi salah satu dari tiga pilar utama penyokong ekonomi nasional, bersanding dengan BUMN dan sektor swasta.

"Koperasi Kita Miraino Hikari membuktikan bahwa anak muda bisa mengelola koperasi secara profesional, digital, dan mampu mengirimkan tenaga kerja profesional ke luar negeri," ujar Wamenkop.

Farida mengungkap komitmen Kemenkop melalui LPDB yang telah memberikan pembiayaan sebesar Rp55 miliar untuk mendukung operasional Koperasi Jasa Syariah Kita Miraino Hikari. Dukungan ini, lanjut Wamenkop, memungkinkan koperasi memberikan pelayanan maksimal kepada para calon pekerja tanpa biaya jaminan.

"Ini adalah bentuk afirmasi pemerintah. Dengan bunga yang sangat rendah, koperasi bisa memberdayakan masyarakat. Bahkan, ada pekerja yang berangkat tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun karena skema pembiayaan yang inovatif ini," tutup Wamenkop.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya