Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala BP BUMN Dony Oskaria. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Purbaya Caplok 60 Persen Saham KCIC Pengelola Whoosh

RABU, 05 AGUSTUS 2026 | 17:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mengambil alih seluruh kepemilikan saham badan usaha milik negara (BUMN) di proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh.

Rencana pengambilalihan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dari Danantara Indonesia itu diungkapkan Purbaya usai bertemu Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN yang juga Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria. 

"Dialihkan ke Kemenkeu, semuanya dikelola oleh saya, KCIC itu. Tapi nanti akan kita pakai salah satu tangan Special Mission Vehicle (SMV) fiskal kita untuk mengelola itu," kata Purbaya di Kemenkeu, Jakarta pada Rabu 5 Agustus 2026.


Purbaya menjelaskan, kepemilikan saham BUMN di KCIC nantinya akan dialihkan kepada Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan. Pengelolaan perusahaan juga akan dilakukan melalui lembaga tersebut.

Saat ini terdapat 13 SMV di bawah Kementerian Keuangan. Namun, Purbaya mengatakan hanya dua SMV yang akan ditunjuk untuk mengambil alih kepemilikan saham KCIC.

Meski demikian, Purbaya belum bersedia mengungkap identitas kedua SMV tersebut.

"Ada dua, pokoknya cukup, uangnya cukup," ujar Purbaya.

Untuk diketahui seluruh saham BUMN saat ini berada di bawah PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI). PSBI merupakan konsorsium yang beranggotakan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dan PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero) atau PTPN VIII. 

Konsorsium tersebut menguasai 60 persen saham KCIC, sementara 40 persen sisanya dimiliki konsorsium China, Beijing Yawan HSR Co. Ltd.

Adapun pengembalian ini sekaligus untuk mempercepat penyelesaian restrukturisasi utang KCIC yang ditargetkan rampung pada pertengahan September 2026.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya