Berita

Representative Image (Foto: AI)

Dunia

Kapal Kargo India Tenggelam Diserang Proyektil di Laut Merah

RABU, 05 AGUSTUS 2026 | 15:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketegangan di jalur pelayaran strategis Laut Merah kembali memanas setelah sebuah kapal kargo India tenggelam akibat dihantam proyektil di lepas pantai Yaman.

Kapal yang diidentifikasi sebagai MSV Faize Noore Oliya itu diserang di perairan dekat Hodeidah, pelabuhan yang dikuasai kelompok Houthi dukungan Iran pada Selasa waktu setempat, 4 Agustus 2026.

Hingga kini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. 


Namun, insiden terjadi di tengah blokade maritim yang diberlakukan Houthi terhadap Arab Saudi dan kapal-kapal yang memiliki keterkaitan dengan kerajaan tersebut di Laut Merah.

Seluruh 14 awak kapal berhasil diselamatkan oleh Penjaga Pantai Yaman dan dibawa ke Pelabuhan Mokha. Dari jumlah tersebut, 13 orang merupakan warga negara India. 

Pemerintah India menyatakan terus memantau kondisi para awak melalui koordinasi dengan otoritas Yaman.

Menteri Pelabuhan, Perkapalan, dan Jalur Air India, Sarbananda Sonowal, mengecam keras serangan tersebut. 

Dia telah menginstruksikan Direktorat Jenderal Administrasi Maritim untuk berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait guna memastikan keamanan bagi pelaut India dan memberikan semua bantuan yang diperlukan.

"India mengutuk keras serangan tanpa provokasi ini terhadap kapal layar mekanis yang tidak berdaya," tegasnya, dikutip Rabu, 5 Agustus 2026.. 

Di sisi lain, Pasukan Perlawanan Nasional Yaman yang berpihak kepada pemerintah secara terbuka menuding kelompok Houthi sebagai pelaku serangan. 

Juru bicaranya, Mayjen Sadiq Dwaid, menyebut aksi tersebut sebagai bagian dari pola serangan yang selama ini dilakukan Houthi terhadap infrastruktur dan aktivitas maritim di kawasan.

"Mereka sebelumnya telah menargetkan pelabuhan ekspor minyak, sumber utama gaji bagi pegawai negeri, dan pelabuhan Yaman secara umum, serta kapal-kapal komersial, dan dukungan serta pengelolaan operasi pembajakan yang dilakukan bekerja sama dengan para perompak di Tanduk Afrika," ujarnya.

Kelompok Houthi sebelumnya mengumumkan blokade maritim terhadap Arab Saudi pada 20 Juli dengan melarang kapal-kapal Saudi melintasi Selat Bab el-Mandeb, jalur vital yang menghubungkan Laut Merah dan Teluk Aden. 

Jika terbukti berada di balik serangan ini, maka penenggelaman MSV Faize Noore Oliya akan menjadi serangan pertama terhadap kapal non-Arab Saudi sejak blokade diberlakukan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya