Berita

Musyawarah Nasional (Munas) Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di Kampus Politeknik Negeri Semarang (Polines). (Foto: Istimewa)

Politik

Andira Yofi Sulendra Terpilih Jadi Koordinator Pusat BEM SI

RABU, 05 AGUSTUS 2026 | 14:36 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Andira Yofi Sulendra, mahasiswa Institut Teknologi PLN (IT-PLN), ditetapkan sebagai Koordinator Pusat  Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) periode 2026-2027.

Penetapan tersebut digelar melalui Musyawarah Nasional (Munas) BEM SI pada 27 Juli-1 Agustus 2026 di Kampus Politeknik Negeri Semarang (Polines).

Munas diikuti sekitar 150 kampus yang tergabung dalam aliansi BEM SI. Proses persidangan dipimpin oleh tiga pimpinan sidang, yakni Shabbarin Syakur sebagai pimpinan sidang pertama, Gufron Alsafi’i sebagai pimpinan sidang kedua, dan Adelia Afiffatuzzahra sebagai pimpinan sidang ketiga.


Dalam proses pemilihan, terdapat tiga kandidat yang berasal dari tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Lampung, Universitas Riau, dan Institut Teknologi PLN. Setelah melalui mekanisme musyawarah dan pemungutan suara, Andira Yofi Sulendra memperoleh suara terbanyak dan dipercaya memimpin koordinasi BEM SI untuk periode 2026-2027.

Yofi mengatakan, penguatan konsolidasi wilayah akan menjadi salah satu prioritas utama dalam kepemimpinannya. Ia menilai, kekuatan BEM SI tidak hanya ditentukan oleh solidnya koordinasi di tingkat pusat, tetapi juga oleh kemampuan membangun komunikasi dan jejaring yang kuat hingga ke berbagai daerah.

“Komunikasi antarkampus harus kita bangun lebih intensif agar setiap persoalan dan aspirasi mahasiswa dari berbagai wilayah dapat terhubung dan menjadi bagian dari agenda bersama,” kata Yofi, dikutip Rabu 5 Agustus 2026.

Menurutnya, setiap wilayah memiliki karakteristik, persoalan, dan dinamika yang berbeda. Karena itu, keberagaman tersebut harus menjadi kekuatan bersama yang dipersatukan melalui komunikasi dan konsolidasi yang berkelanjutan.

 “Kita ingin tidak ada jarak antara pusat dan wilayah. Semua kampus harus memiliki ruang yang sama untuk menyampaikan gagasan, persoalan, dan aspirasi," kata Yofi.

Yofi juga mendorong BEM SI agar tidak hanya dikenal sebagai wadah penyampaian kritik, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan gagasan dan melahirkan solusi atas berbagai persoalan kebangsaan.

“Mahasiswa harus mampu menjadi bagian dari solusi bagi persoalan bangsa,” kata Yofi.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya