Berita

Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

BPS:

MBG Ikut Dongkrak Konsumsi Pemerintah 15,97 Persen di Kuartal II-2026

RABU, 05 AGUSTUS 2026 | 12:27 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan konsumsi pemerintah pada triwulan II 2026.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, konsumsi pemerintah tumbuh 15,97 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), didorong oleh meningkatnya realisasi belanja negara, baik untuk belanja pegawai maupun belanja barang dan jasa.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, M. Edy Mahmud menjelaskan, kenaikan konsumsi pemerintah sejalan dengan peningkatan realisasi belanja pemerintah pada periode tersebut.


"Yang pertama, belanja pegawai tumbuh menguat sejalan dengan pembayaran gaji 13 untuk ASN, TNI, Polri serta akselerasi pembayaran tunjangan tenaga pendidik non-PNS," ujar Edy dalam konferensi pers rilis BPS, Rabu 5 Agustus 2026.

Selain belanja pegawai, peningkatan realisasi belanja barang dan jasa juga menjadi pendorong utama. 

Menurut Edy, salah satu komponen yang berkontribusi terhadap kenaikan tersebut adalah penyaluran barang kepada masyarakat melalui Program MBG.

"Selain itu, konsumsi pemerintah juga tumbuh juga didorong oleh peningkatan realisasi belanja barang dan jasa, terutama pada belanja barang yang diserahkan kepada masyarakat, salah satunya berupa program makan bergizi gratis," kata Edy.

Sementara itu, dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya belanja barang dan jasa pemerintah tercatat terkontraksi -0,33 persen pada kuartal II-2025, kini naik menjadi 15,97 persen pada kuartal II-2026.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya