Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Intervensi AS-Jepang Tekan Dolar AS, Indeks DXY Merosot ke 99,88

RABU, 05 AGUSTUS 2026 | 07:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Langkah intervensi bersama yang tergolong langka antara Amerika Serikat dan Jepang berhasil melempar kejutan ke pasar valuta asing. 

Kebijakan ini sukses menahan aksi jual deras terhadap Yen, namun di saat yang sama justru menekan nilai Dolar AS, menurunkan harga minyak, dan mengubah peta kekuatan mata uang dunia.

Dampak tekanan tersebut terlihat jelas pada Indeks DXY yang mengukur kekuatan Dolar AS terhadap enam mata uang utama, di mana indeks ini merosot 0,13 persen ke level 99,88 pada penutupan perdagangan Selasa 4 Agustus 2026 waktu setempat.


Pelemahan Dolar AS dipicu oleh keputusan Federal Reserve yang mempertahankan suku bunga acuan serta mencairnya sentimen geopolitik terkait konflik Iran.

Di pasar mata uang New York, Dolar AS sempat sedikit memulihkan diri terhadap Yen dengan naik 0,38 persen ke posisi 157,79 yen per Dolar AS, setelah Yen sebelumnya menyentuh level tertinggi dalam tiga bulan di 155,20. 

Keputusan tak biasa Departemen Keuangan AS yang membeli Yen memakai mata uang Euro dinilai ampuh meredam spekulasi pasar tanpa melemahkan Dolar AS secara drastis.

Meski begitu, sang greenback tetap tak berkutik di hadapan mata uang utama dunia lainnya. Euro menguat 0,20 persen menjadi 1,1531 Dolar AS per Euro, sementara Poundsterling merangkak naik 0,13 persen ke level 1,3451 Dolar AS per Poundsterling. 

Dolar AS juga menyerah dari Franc Swiss setelah terkoreksi 0,14 persen ke posisi 0,8092 Franc. 

Terlepas dari guncangan intervensi ini, BNP Paribas menilai fundamental utama belum berubah dan memproyeksikan posisi Dolar AS terhadap Yen tetap berpeluang menguat hingga akhir tahun.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya