Berita

Prosesi penobatan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai sesepuh raja-raja Timor. (Foto: PSI)

Politik

Jokowi Paling Pas Pakai Modus Main Raja-Rajaan

SELASA, 04 AGUSTUS 2026 | 13:05 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Bekas Presiden Joko Widodo alias Jokowi tidak mempunyai kemampuan akademik mumpuni. Bahkan, status sarjana Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) juga dipersoalkan. 

Dengan demikian, tidak mungkin saat melakukan safari politik ke berbagai daerah di Tanah Air, Jokowi meminjam mimbar akademik.

"Jokowi tak bisa bernarasi tentang teori akademik. Tak bisa pula bercerita tentang diskursus akademik," Sastrawan Politik Ahmad Khozinudin, dikutip Selasa 4 Agustus 2026. 


Jadi, menurut Khozinudin, modus keliling daerah dengan diskusi publik, mimbar akademik, kuliah umum, dan lain-lain, tak bisa diadopsi Jokowi sebagai media kampanye untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

"Jokowi juga bukan ulama, bukan kiai. Tak punya pemahaman agama. Tak mungkin, Jokowi mengambil modus tablig akbar, pengajian dan istigasah massal untuk diadopsi Jokowi sebagai media kampanye untuk PSI," kata  Khozinudin.

Khozinudin menilai, satu-satunya modus yang pas dan sesuai untuk membungkus kampanye politik Jokowi adalah main raja-rajaan. 

"Karena modus ini, tak perlu pintar akademik, tak perlu paham agama, cukup siap dibungkus pakaian tertentu, mirip arak-arakan tujuh belasan," kata Khozinudin.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya