Berita

Ilustrasi nelayan

Nusantara

Hasil Tangkapan Nelayan Justru Meningkat di Musim Kemarau

SELASA, 04 AGUSTUS 2026 | 10:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Musim kemarau memberikan dampak positif bagi sektor perikanan tangkap di perairan DKI Jakarta. Kondisi cuaca yang lebih bersahabat membuat aktivitas melaut nelayan meningkat sehingga hasil tangkapan ikut bertambah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok mengatakan, kondisi kemarau yang relatif panjang memicu proses upwelling atau pergerakan massa air dari lapisan bawah ke permukaan laut, membawa nutrien bagi pertumbuhan plankton sebagai sumber pakan alami ikan.

“Kondisi tersebut membuat ketersediaan ikan pelagis kecil, seperti ikan teri, rajungan, dan udang rebon, menjadi lebih melimpah sehingga hasil tangkapan nelayan mengalami peningkatan,” ujarnya, Selasa, 4 Agustus 2026.


Ia menyampaikan, selain meningkatkan hasil tangkapan, cuaca cerah juga memberikan keuntungan bagi nelayan dan pelaku usaha pengolahan hasil perikanan.

“Intensitas sinar matahari yang tinggi mempercepat proses pengeringan ikan asin sehingga kualitas produk lebih terjaga dan waktu produksi menjadi lebih efisien,” katanya.

Meski demikian, para nelayan diingatkan untuk tetap harus bersiap menghadapi perubahan musim. Saat memasuki musim angin barat yang umumnya berlangsung pada Desember hingga Februari, aktivitas melaut kerap terkendala cuaca ekstrem dan gelombang tinggi.Ia menyebut, kondisi ini merupakan siklus tahunan yang sudah dipahami oleh para nelayan.

“Pengalaman yang dimiliki para nelayan membuat mereka telah terbiasa melakukan langkah antisipatif, salah satunya dengan mengelola pendapatan yang diperoleh pada musim ikan agar dapat memenuhi kebutuhan selama masa paceklik,” ucapnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas KPKP terus berkomitmen mendukung keberlanjutan usaha perikanan tangkap melalui berbagai program pembinaan.

Ia mengatakan, Dinas KPKP DKI Jakarta melaksanakan berbagai program pembinaan setiap tahun, melalui pemberian bantuan sarana usaha perikanan tangkap, pelatihan peningkatan kapasitas nelayan, serta pendampingan untuk meningkatkan produktivitas dan kemandirian nelayan.

“Dinas KPKP juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kuota dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bagi nelayan tetap tersedia, tepat sasaran, dan mudah diakses, sehingga operasional penangkapan ikan dapat berjalan dengan baik sepanjang tahun,” tandasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya