Berita

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono (Foto: RMOL Faisal Aristama)

Politik

Indonesia Siap Dorong Dialog Semenanjung Korea, Komisi I Dukung Langkah Prabowo

SELASA, 04 AGUSTUS 2026 | 09:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I DPR RI menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan kesiapan Indonesia membantu membuka ruang dialog di Semenanjung Korea merupakan wujud komitmen pemerintah dalam mendukung terciptanya perdamaian dunia.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dave Laksono, dalam keterangan resminya, dikutip Selasa, 4 Agustus 2026. 

“Mencerminkan komitmen Indonesia untuk terus berperan dalam mendukung terciptanya perdamaian dunia,” kata Dave.


Legislator Golkar itu mengatakan sikap Kepala Negara sangat sejalan dengan politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menjadi pijakan Indonesia dalam membangun hubungan internasional.

"Sikap tersebut juga sejalan dengan politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menempatkan dialog sebagai pendekatan utama dalam penyelesaian berbagai persoalan internasional,” ujar Dave.

Menurut Dave, kepercayaan yang diberikan kepada Indonesia untuk berperan dalam membuka ruang dialog justru menunjukkan pengakuan dunia internasional terhadap kredibilitas diplomasi Indonesia.

"Kepercayaan tersebut merupakan modal diplomatik yang berharga dan perlu terus dijaga melalui konsistensi politik luar negeri yang mengedepankan penghormatan terhadap kedaulatan negara, penyelesaian sengketa secara damai, serta kerja sama yang saling menghormati,” jelasnya.

Kendati begitu, Dave menegaskan pernyataan Presiden Prabowo harus dipahami sebagai bentuk kesiapan Indonesia apabila diminta oleh para pihak, bukan sebagai pengumuman dimulainya misi diplomatik tertentu.

"Karena itu, setiap langkah selanjutnya tetap perlu ditempuh melalui komunikasi resmi antarpemerintah dengan mempertimbangkan dinamika kawasan serta kepentingan nasional Indonesia,” katanya.

Komisi I DPR, lanjut Dave, sangat optimis bahwa Indonesia akan terus dipercaya memainkan peran konstruktif dalam penyelesaian berbagai konflik internasional melalui jalur damai.

"Selama berpijak pada kepentingan nasional, prinsip politik luar negeri bebas aktif, dan penghormatan terhadap kedaulatan setiap negara, kontribusi Indonesia akan tetap relevan dalam memperkuat stabilitas kawasan maupun dunia,” pungkasnya.

Sebelumnya, dalam pertemuan dengan para pengusaha Kadin Indonesia di Istana Negara pada Jumat, 31 Juli 2026, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan adanya permintaan dari Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, agar dirinya berkunjung ke Korea Utara.

Permintaan itu disampaikan saat kunjungan Prabowo ke Blue House pada 1 April 2026 lalu. Presiden Prabowo menegaskan menyambut baik hal tersebut demi membantu membuka kebuntuan dialog.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya