Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. (Foto: RMOLJateng)

Nusantara

BUMD Jateng Didorong Punya Daya Dobrak Kembangkan Pendapatan Daerah

SELASA, 04 AGUSTUS 2026 | 05:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi memberi ultimatum kepada seluruh direksi dan dewan komisaris Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar meningkatkan kinerja dan menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Penegasan itu disampaikan Luthfi saat membuka Rapat Koordinasi Penguatan Sinergi Direksi dan Dewan Komisaris dalam Meningkatkan Kinerja dan Tata Kelola BUMD di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin 3 Agustus 2026. 

Luthfi mengatakan PAD menjadi salah satu instrumen penting untuk menunjang pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ia meminta BUMD tidak sekadar menjalankan aktivitas bisnis, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah.


“BUMD kita harus punya daya dobrak untuk mengembangkan pendapatan di wilayah. BUMD yang masih di bawah garis merah, saya peringatkan agar rapat tersendiri dengan pengawasnya di bawah kendali Pak Sekda,” tegas Luthfi.
 
Berdasarkan evaluasi, Provinsi Jawa Tengah masih terdapat satu BUMD yang masuk kategori dengan kinerja kurang baik, yakni PT PRPP Jawa Tengah. Luthfi meminta perusahaan tersebut segera melakukan pembenahan dan meningkatkan kinerjanya.

Menurut Luthfi, PRPP memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi salah satu ikon baru Jawa Tengah, khususnya sebagai pusat kegiatan bisnis, pameran, dan pariwisata. Pengembangan tersebut dinilai dapat membuka peluang peningkatan pendapatan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi daerah.

PRPP juga diproyeksikan menjadi salah satu pusat kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di Jawa Tengah. Saat ini, Pemprov Jateng tengah berupaya mencari investor untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut.

“Mereka saya ajak musyawarah untuk membahas kendalanya di mana. Kita juga berupaya mencarikan investor. Dirutnya saya tantang untuk bisa mengembangkan,” ujar Luthfi.

Ia menegaskan seluruh BUMD harus menerapkan tata kelola secara profesional agar mampu meningkatkan PAD dan memberikan kontribusi terhadap APBD Jawa Tengah. Hal itu dinilai semakin penting di tengah keterbatasan dan tekanan fiskal serta kondisi geopolitik dunia yang belum menentu.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Teradang Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter

Minggu, 13 September 2026 | 18:04

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Polisi Update Temuan Barang Diduga Milik Kapal Pengangkut 5 Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 | 17:16

Prabowo Ungkap Transformasi Pangan Indonesia di Hadapan Pemimpin BRICS

Minggu, 13 September 2026 | 17:02

Aspekpir Puji Komitmen PTPN IV PalmCo Majukan Petani Mitra

Minggu, 13 September 2026 | 16:50

Prabowo Ajak BRICS Ubah Kerentanan Jadi Kekuatan untuk Pertumbuhan Global

Minggu, 13 September 2026 | 16:49

BNI Perkuat Ekosistem Industri Kecantikan Lewat BSF 2026

Minggu, 13 September 2026 | 16:46

Kerugian Bisnis Tak Otomatis jadi Tindak Pidana

Minggu, 13 September 2026 | 16:27

Dua Armada Pos Indonesia Ikut Tenggelam Bersama KMP Virgo

Minggu, 13 September 2026 | 16:21

Kapal Pertamina Bantu Selamatkan 16 Korban Virgo Transport 08 di Laut Jawa

Minggu, 13 September 2026 | 16:02

Selengkapnya