Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Purbaya Ramal Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II/2026 Melambat

SELASA, 04 AGUSTUS 2026 | 00:50 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2026 akan melambat dibandingkan kuartal sebelumnya.

Menurut Purbaya, pertumbuhan ekonomi pada periode April-Juni 2026 diproyeksikan berada di bawah capaian kuartal I/2026 yang tercatat sebesar 5,61 persen secara tahunan (yoy).

Dia mengatakan, proyeksi tersebut sejalan dengan perkiraan sejumlah lembaga dan ekonom yang sebelumnya telah memprediksi perlambatan ekonomi pada kuartal II.


“Kalau kita lihat prediksi semua empat lembaga, kelihatanya (pertumbuhan ekonomi) di bawah 5,6 persen untuk triwulan kedua. Tapi mungkin enggak jauh dari 5,4 persen juga. Jadi melambat, tapi tidak parah-parah amat,” ujar Purbaya dalam konferensi pers hasil rapat berkala KSSK III Tahun 2026 di Kantor LPS, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026.

Purbaya menjelaskan, perlambatan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor eksternal, terutama masih tingginya harga minyak dunia akibat ketidakpastian yang dipicu konflik global.

Sebelumnya, Direktur Riset Bidang Makroekonomi, Kebijakan Fiskal, dan Moneter Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Akbar Susamto juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2026 mengalami perlambatan yang lebih dalam.

Bahkan, CORE memperkirakan pertumbuhan ekonomi hanya berada di kisaran 4,8-4,9 persen.

“Jadi hasil hitungan-hitungan itu, kita memperkirakan bahwa laju pertumbuhan ekonomi pada Triwulan II/2026 adalah antara 4,8 persen sampai 4,9 persen," ungkap Akbar dalam agenda CORE Mid Year Economic Review di Jakarta, Rabu 29 Juli 2026.

Menurut Akbar, perlambatan ekonomi dipicu oleh tingginya biaya produksi akibat gejolak global, pengetatan kebijakan moneter, serta ketidakpastian tata kelola fiskal di dalam negeri.

Menanggapi proyeksi tersebut, Purbaya menegaskan pemerintah akan terus menjaga kondisi fiskal agar tetap sehat di tengah tingginya kebutuhan belanja negara.

Dia pun optimis kinerja ekonomi pada semester II/2026 akan membaik melalui penguatan koordinasi antara pemerintah dan bank sentral guna memastikan seluruh mesin pertumbuhan ekonomi tetap bergerak.

“Saya yakin untuk semester kedua ini harusnya pertumbuhannya akan lebih baik. Karena kami akan berkoordinasi lebih ketat dengan bank sentral untuk memastikan semua mesin pertumbuhan bisa jalan,” tandasnya.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Jaga Energi dan Cairan, Tantangan 14.000 Pelari Maybank Marathon 2026

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:25

Bawa Hasil Riset UGM ke Bursa, SWAP Bidik Dana Segar Rp45 Miliar Lewat IPO\

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:14

BEI Agendakan RUPSLB, Catat Syarat Kehadirannya

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:00

Iran Anggap Negara Pendukung Perang Ekonomi AS sebagai Musuh

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:21

ASBI Laporkan Dugaan Penggelapan ke BEI-OJK, Enam Pihak Jadi Terlapor

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:03

Hasil Penelitian Ungkap Air Galon Guna Ulang Tak Berisiko Kanker

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:02

Pemuda Katolik NTT Berangkatkan Puluhan Relawan ke Flores

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:42

PAN Launching Lapor PAN dan PANsar Murah

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:27

Pertina Bawa Polemik Legalitas ke PTUN dan PN Jakpus

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:14

TNI AL Berhasil Operasi Patah Tulang Korban Gempa NTT di KRI

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:02

Selengkapnya