Berita

Koops TNI Habema di Distrik Agandugume, Kabupaten Puncak, Papua Pegunungan, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Pertahanan

TNI Tembus Medan Terjal Salurkan 2 Ton Logistik di Kabupaten Puncak

SENIN, 03 AGUSTUS 2026 | 01:09 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Di balik kabut tebal yang menyelimuti pegunungan Papua, prajurit Komando Operasi (Koops) TNI Habema kembali menuntaskan misi kemanusiaan yang penuh risiko. Menembus cuaca yang tidak menentu, suhu pegunungan yang menusuk, serta medan terjal yang hanya dapat dilalui dengan berjalan kaki, para prajurit berhasil mendistribusikan dua ton bantuan logistik bagi masyarakat di Distrik Agandugume, Oneri, dan Lambewi, Kabupaten Puncak, Papua Pegunungan, Sabtu, 1 Agustus 2026.
 
Misi tersebut bukan sekadar mengantarkan bantuan. Setiap tahap perjalanan menuntut keberanian dan ketahanan fisik para prajurit. Keterbatasan lokasi pendaratan pesawat mengharuskan bantuan diturunkan di titik yang berjarak puluhan kilometer dari sejumlah kampung tujuan. 

Dari lokasi tersebut, personel Koops TNI Habema harus memikul logistik melintasi lereng-lereng curam, lembah, sungai, dan jalur pegunungan yang licin akibat cuaca ekstrem, dengan ancaman perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
 

 
Selama perjalanan, kabut tebal yang datang tiba-tiba, hujan, suhu yang rendah, serta kondisi medan yang rawan longsor menjadi tantangan yang harus dihadapi.
 
Namun, seluruh personel tetap bergerak tanpa mengenal lelah demi memastikan bantuan kemanusiaan dapat diterima oleh masyarakat yang telah berbulan-bulan menghadapi kekeringan dan krisis pangan.

Bantuan yang disalurkan meliputi beras, paket sembako, mi instan, gula, susu bergizi untuk bayi dan anak-anak, serta obat-obatan. 
 
Dansatgas Teritorial Koops TNI Habema, Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan, S.I.P., mengatakan keberhasilan misi tersebut merupakan bukti nyata bahwa negara tetap hadir bagi masyarakat, sekalipun harus menghadapi tantangan alam yang sangat berat.
 
"Keberhasilan pendistribusian bantuan ini merupakan hasil kerja sama dan dedikasi seluruh personel di lapangan serta dukungan dari pemda setempat. Medan yang ekstrem, cuaca yang tidak menentu, dan keterbatasan akses tidak menjadi alasan bagi kami untuk berhenti. Kami memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran TNI bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas kesulitan yang dihadapi masyarakat Papua," ujar Stefie dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu, 2 Agustus 2026.
 
Sementara itu, Kepala Distrik Lambewi, Lanius Wenda, S.Sos., mewakili masyarakat Distrik Agandugume, Oneri, dan Lambewi, menyampaikan apresiasi kepada Koops TNI Habema atas bantuan yang telah diberikan.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat di tiga distrik tersebut telah mengalami kekeringan dan kelangkaan pangan sejak Juni 2026 akibat cuaca ekstrem yang berkepanjangan sehingga hasil panen menurun dan persediaan bahan makanan semakin menipis.
 
"Kami mewakili masyarakat Distrik Agandugume, Oneri, dan Lambewi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI, khususnya Koops TNI Habema. Bantuan ini memberikan harapan baru bagi masyarakat kami. Sejak Juni hingga sekarang kami menghadapi kekeringan dan kesulitan pangan. Bantuan ini sangat berarti, terutama bagi bayi, anak-anak, dan keluarga yang terdampak. Kami berharap kepedulian seperti ini terus berlanjut," ungkap Lanius Wenda.
 
Keberhasilan pendistribusian dua ton bantuan logistik ini menjadi gambaran bahwa pengabdian seorang prajurit tidak diukur dari mudah atau sulitnya medan yang dilalui, melainkan dari tekad untuk tetap hadir ketika rakyat membutuhkan. Di tengah ganasnya alam pegunungan Papua, setiap langkah yang ditempuh dan setiap kilogram bantuan yang dipikul menjadi wujud nyata kepedulian negara kepada masyarakat di wilayah pedalaman.
 
Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, upaya penanganan dampak kekeringan dan krisis pangan di wilayah pegunungan Papua diharapkan terus berlanjut sehingga kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi dan kehidupan mereka dapat segera pulih.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya