Berita

Tokoh gerakan 212, Slamet Maarif. (Foto: RMOL)

Politik

Jerat Perilaku Kaum Sodom, Tokoh 212 Dukung MUI Selesaikan RUU Anti-LGSP

MINGGU, 02 AGUSTUS 2026 | 18:02 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Langkah Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggodok Rancangan Undang-Undang Anti Lesbi, Gay, Sodomi, dan Pencabulan (RUU Anti-LGSP) mendapat apresiasi penuh dari Presidium Majelis Arah Indonesia (MAI).

Apresiasi tersebut disampaikan Presidium MAI, Ustaz Slamet Maarif, merespons langkah MUI yang saat ini sedang memfinalisasi naskah akademik dan draf RUU tersebut sebelum diserahkan ke DPR dan pemerintah.

"Bagus, sangat setuju. Kita apresiasi langkah MUI," kata Slamet kepada RMOL, Minggu, 2 Agustus 2026.


Tokoh Gerakan 212 ini juga secara khusus memuji sikap tegas MUI merekomendasikan perubahan istilah lebih berani kepada kelompok yang sebelumnya disebut LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender). Rekomendasi nama LGSP dinilai lebih tepat, terlebih praktik tersebut sudah jelas-jelas dilarang umat Islam dan agama lain.

Slamet memandang, regulasi khusus sangat dibutuhkan untuk memberikan kepastian dan landasan hukum yang kuat dalam membendung perilaku LGSP yang kian mengkhawatirkan di tengah masyarakat.

Terlebih, lanjut Slamet, pemerintah sejatinya sudah memberikan sinyal bahaya terhadap maraknya penyimpangan tersebut melalui Peraturan Presidensi (Perpres) 111/2025.

"Apalagi pemerintah lewat Perpres sudah menyatakan bahwa LGBT merupakan ancaman non-militer," tegasnya.

Penyusunan RUU Anti-LGSP oleh MUI ini diharapkan dapat menjadi masukan konkret bagi Prolegnas di DPR guna menjaga norma hukum dan moral bangsa.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya