Berita

Pengamat politik Hendri Satrio. (Foto: Tangkapan layar YouTube Madilog)

Politik

Hensa Buka-bukaan Diperiksa Orang Pajak Usai Undang Podcast Feri Latuhihin

MINGGU, 02 AGUSTUS 2026 | 13:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengamat politik Hendri Satrio Buka-bukaan soal pemanggilan oleh pihak Kementerian Keuangan (Kemenkeu), terkait perpajakan usai mengundang pakar ekonomi Ferry Latuhihin dalam podcast-nya.

Hal tersebut diungkap Hensa, panggilan akrab Hendri Satrio, dalam podcast Madilog yang dipandu Jurnalis Senior Darmawan Sepriyossa yang disiarkan perdana pada Minggu, 2 Agustus 2026.

"Saya dapat surat resmi kemudian di situ dijelaskan bahwa diperiksa untuk dimintai keterangan tentang Ferry Latuhihin, pajak Ferry Latuhihin," ucapnya. 


Pendiri lembaga survei Kedai kopi itu mengungkapkan, dirinya bersama sejumlah tokoh yang kini punya kanal podcast juga dipanggil oleh Kantor Pajak, di Kebon Sirih, Jakarta.

"Saya pikir pasti nggak mungkin saya sendiri kan. Ada acara waktu itu Bang Ray Rangkuti sunatan anaknya. Ketemulah kita-kita itu di satu ruangan ya. Ada Bang Akbar Faisal, kemudian beberapa podcaster lah," urainya. 

"Kemudian di acaranya Bang Dolly Kurnia ketemu lagi dengan Bang Rhenald Kasali gitu ya. Jadi oh ternyata saya nggak sendirian. Seru juga nih. Ya kita kasih tahu ke Feri kan. Prof ini gua besok diundang kantor pajak di Kebon Sirih," sambung Hensa.

Dia mengklaim, dirinya bersedia memenuhi panggilan kantor pajak, karena yakin tidak akan bermasalah meskipun akan didalami terkait Ferry Latuhihin.

"'Terus terus lu gimana?' Wah gua datang lah orang kita kan nggak salah ya jadi kalau justru nggak hadir kerugiannya ada tiga kan yang pertama kita gelisah," tuturnya.

"Yang kedua, kantor pajaknya petugas pajaknya juga gelisah karena diomelin atasan kan, kok nggak datang-datang nih orang. Yang ketiga nggak jelas-jelas gitu, makanya terus saya pikir datang," ungkap Hensat.

Lebih lanjut, Hensat memastikan pemeriksaan sudah dipenuhinya, dan tidak ada persoalan yang muncul terkait dirinya, sehingga bukan menjadi masalah serius baginya sendiri.

"Dan ternyata keputusan saya datang dan hadir itu benar gitu. Satu petugas pajaknya, waktu itu Pak Sony Dang, itu sangat profesional. Dia tidak mempersulit bertanya sesuai dengan konteks substansi, dan setelah itu selesai gitu," demikian Hensat menambahkan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya