Berita

Mal Kota Kasablanka. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Mal Mulai Dipagari, Pemprov DKI Diminta Redam Kekhawatiran Warga

MINGGU, 02 AGUSTUS 2026 | 11:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta didesak menanggapi secara serius munculnya kekhawatiran masyarakat akan terjadinya kerusuhan usai pusat perbelanjaan besar di Jakarta, salah satunya di Mal Kota Kasablanka, yang memasang pemagaran di area sekitar.

Menurut Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu, kekhawatiran para warga ini tidak boleh dianggap ‘angin lalu’ saja. Ia mendorong Pemprov DKI Jakarta meningkatkan koordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam rangka menjaga keamanan serta ketenteraman masyarakat di ibukota.

“Masyarakat sedang merasa resah dan pernyataan bahwa keadaan di ibukota aman-aman saja tidak cukup. Perlu ada kerja nyata dari Pemprov DKI dengan berkoordinasi bersama elemen-elemen terkait demi memastikan serta menjamin keamanan di ibukota,” tegasnya, Minggu, 2 Agustus 2026.


Pemprov DKI Jakarta didorong berkoordinasi dengan pihak kepolisian, komunitas pengusaha seperti asosiasi pemilik Mall, unsur-unsur dalam masyarakat, serta berkomunikasi kepada warga secara umum terkait usaha bersama menjaga keamanan serta ketertiban di ibukota.

“Semua pihak terkait perlu menyiapkan langkah-langkah bersama yang konkrit untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dan semua pihak itu harus mengomunikasikan rencana-rencana aksi bersama itu dengan jelas kepada masyarakat untuk menenangkan kekhawatiran mereka,” sambungnya.

Kevin menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta sebenarnya sudah memiliki wadah untuk menjalankan koordinasi tersebut secara efektif. Tinggal, bagaimana Pemprov DKI Jakarta dapat memanfaatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut.

“Tidak lelah-lelahnya kami mengingatkan bahwa di Jakarta ini sudah ada Forkopimda, forum yang juga disertai oleh rekan-rekan dari aparat keamanan. Dalam rangka menjawab keresahan yang sedang berkembang dan menenangkan masyarakat, keberadaan forum tersebut harus dimaksimalkan,” tutupnya.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya