Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Setpres RI)

Politik

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

MINGGU, 02 AGUSTUS 2026 | 03:40 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Rencana Presiden Prabowo Subianto membentuk Indonesia International  Financial Center (IIFC) merupakan langkah strategis yang dapat mengubah peta  ekonomi Indonesia di kawasan Indo-Pasifik. 

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah mengatakan, jika dirancang dengan tata kelola yang kredibel, kepastian hukum yang kuat, dan mampu menarik modal global, IIFC berpotensi menjadikan Indonesia sebagai pusat jasa  keuangan internasional yang mampu bersaing dengan Singapura maupun Dubai.

"Pembentukan IIFC bukan sekadar proyek ekonomi, melainkan bagian dari strategi geopolitik nasional untuk meningkatkan posisi tawar Indonesia dalam persaingan ekonomi global," kata Amir, dikutip Minggu 2 Agustus 2026.


Menurut Amir, dalam perspektif intelijen strategis, negara-negara besar saat ini tidak lagi hanya bersaing melalui kekuatan militer, tetapi juga melalui penguasaan arus modal, teknologi, logistik, dan sistem keuangan internasional.

“IIFC harus dipahami sebagai instrumen geopolitik ekonomi. Negara yang mampu menjadi pusat keuangan akan memiliki pengaruh yang jauh lebih besar dalam menentukan arah investasi regional maupun global,” kata Amir.

Ia menjelaskan bahwa selama beberapa dekade, Singapura berhasil membangun reputasi sebagai pusat keuangan Asia Tenggara meskipun memiliki wilayah dan sumber daya alam yang sangat terbatas. 

Sementara itu, Dubai berkembang menjadi pusat investasi Timur Tengah berkat kombinasi regulasi yang kompetitif, insentif investasi, dan infrastruktur kelas dunia. Berita Ekonomi

Menurut Amir, Indonesia justru memiliki modal yang jauh lebih besar dibandingkan kedua negara tersebut.

“Indonesia memiliki populasi lebih dari 280 juta jiwa, kekayaan sumber daya alam, pasar domestik yang besar, posisi geografis strategis di jalur perdagangan internasional, serta stabilitas politik yang relatif baik. Modal ini jauh lebih besar dibandingkan Singapura maupun Dubai,” kata Amir.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya