Berita

Program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: Istimewa)

Politik

Menag Nasaruddin Umar:

11 Juta Siswa dan Santri Rasakan Manfaat MBG

MINGGU, 02 AGUSTUS 2026 | 02:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Agama (Kemenag) terus konsisten menyukseskan berbagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Menteri Agama RI Prof. Nasaruddin Umar dalam acara Zikir dan Doa Kebangsaan dan Kemerdekaan ke-81 RI di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu malam, 1 Agustus 2026.

Menurut Nasaruddin, salah satunya adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau lebih dari 11 juta siswa dan santri di seluruh Indonesia.


"Program Makan Bergizi Gratis telah memberikan manfaat kepada lebih dari 11 juta siswa dan santri," kata Nasaruddin.

Selain itu, Program Cek Kesehatan Gratis juga telah menjangkau lebih dari 1,2 juta siswa dan santri di bawah naungan Kemenag.

Di bidang pendidikan, Nasaruddin juga menyebut sejumlah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dipercaya menjadi bagian dari Program Sekolah Unggulan Garuda Transformasi. 

Sementara itu, MAN Insan Cendekia Serpong telah mengimplementasikan kurikulum International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP) sebagai bagian dari peningkatan kualitas pendidikan.

Dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045, Nasaruddin menegaskan, investasi terbesar pemerintah adalah pembangunan sumber daya manusia.

Ia mengungkapkan, 5,1 juta siswa di lingkungan Kemenag telah menerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP). Di jenjang pendidikan tinggi, sebanyak 289.295 mahasiswa perguruan tinggi keagamaan memperoleh manfaat Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

“Beberapa putra terbaik juga telah mendapat beasiswa melanjutkan studi di Amerika, Eropa, dan Timur Tengah, menjadi kader bangsa mempromosikan moderasi beragama,” demikian Nasaruddin.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya