Berita

(Foto: Dok. Kementerian PU)

Politik

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

SABTU, 01 AGUSTUS 2026 | 17:23 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan saat musim kemarau. 

Salah satunya dengan mengoptimalkan 10.789 sumur bor berkapasitas lebih dari 114 ribu meter kubik per detik.

Selain sumur bor, Kementerian PU menyiagakan dan mengoptimalkan bendungan, bendung, embung, hingga waduk guna menjaga pasokan air. Infrastruktur tersebut diprioritaskan untuk menopang kebutuhan masyarakat dan lahan pertanian saat kekeringan maupun El Nino.


Dody mengatakan pengelolaan infrastruktur sumber daya air menjadi penting untuk menjaga produktivitas pertanian serta ketahanan pangan di tengah ancaman perubahan iklim.

“Kehadiran infrastruktur ini sangat penting untuk mendukung ketersediaan air irigasi pertanian, menjaga produktivitas lahan, serta memastikan pasokan pangan tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan musim kemarau atau perubahan iklim,” kata Dody dalam keterangan tertulis, Sabtu 1 Agustus 2026.

Kata dia, Kementerian PU juga mengatur pola operasi bendungan dan jaringan irigasi agar distribusi air dapat berjalan lebih efisien. Untuk menghadapi kondisi darurat, sejumlah peralatan turut disiapkan untuk dikerahkan ke daerah terdampak.

Peralatan itu terdiri atas 125 unit mobile pump, 921 pompa alkon, serta 49 mesin bor. Pemerintah juga melakukan pendataan wilayah rawan kekeringan dan mengedukasi masyarakat mengenai upaya adaptasi.

Di sektor pertanian, Kementerian PU mendorong penerapan teknologi Irigasi Padi Hemat Air (IPHA). Teknologi tersebut dinilai dapat mengurangi penggunaan air untuk pertanian.

Pembangunan infrastruktur air juga terus dikebut, mulai dari bendungan, jaringan irigasi, jaringan irigasi air tanah (JIAT), hingga sumur bor. Langkah ini diharapkan memperkuat ketahanan air nasional dalam jangka panjang.

Saat ini, Kementerian PU memiliki 240 bendungan dengan kapasitas tampung total 7,89 miliar meter kubik. Ada pula 601 situ dan danau dengan volume tampungan mencapai 135,59 miliar meter kubik, serta lebih dari 1.000 tampungan air baku untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya