Berita

Ilustrasi

Politik

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Siap Lawan Mafia Pangan
SABTU, 01 AGUSTUS 2026 | 16:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas terus menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung modernisasi pertanian nasional.

Sejak mulai berjalan pada September 2025, program ini telah menyelesaikan dua kali masa tanam dan satu kali panen, sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Kementerian Pertanian dan organisasi kepemudaan mampu meningkatkan produktivitas lahan serta memperkuat kesejahteraan petani.

Keberhasilan tersebut semakin relevan dengan penguatan pertanian modern melalui Advanced Agricultural System (PM-AAS) yang diinisiasi Kementerian Pertanian sebagai bagian dari transformasi menuju pertanian yang modern, efisien, dan berdaya saing. 


Ketua Umum PP KAMMI, Ahmad Jundi, menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman atas berbagai kebijakan yang dinilai berpihak kepada petani, khususnya melalui program Brigade Pangan.

“Program ini merupakan langkah konkret untuk melanjutkan swasembada beras Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Jundi dalam keterangan tertulis, Sabtu 1 Agustus 2026.

Jundi juga memberikan apresiasi kepada Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), Prof. Fadjry Djufry, atas inovasi PM-AAS yang menjadi salah satu penggerak modernisasi sektor pertanian.

“Inovasi seperti ini sangat penting untuk meningkatkan efisiensi budidaya, produktivitas lahan, dan daya saing pertanian nasional sehingga kesejahteraan petani dapat terus meningkat,” katanya

Di sisi lain, PP KAMMI menegaskan bahwa keberhasilan program pertanian tidak boleh dirusak oleh praktik-praktik mafia pangan yang merugikan petani maupun masyarakat.

Sementara itu, Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan PP KAMMI, Aulia Furqon, menilai arah kebijakan Kementerian Pertanian sudah berada pada jalur yang tepat. 

Namun, ia mengingatkan bahwa implementasi Brigade Pangan harus terus diperkuat agar manfaatnya semakin optimal bagi petani.

“Keberhasilannya tidak cukup diukur dari jumlah brigade yang terbentuk, melainkan dari meningkatnya produktivitas lahan, pendapatan petani, dan tumbuhnya kelembagaan petani yang semakin mandiri,” pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya