Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Laba Bersih Indofood dan ICBP Terkoreksi di Semester I-2026

SABTU, 01 AGUSTUS 2026 | 07:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pelemahan nilai tukar Rupiah membentur kinerja keuangan dua raksasa makanan nasional pada paruh pertama tahun ini. 

Meski kompak mengamankan kenaikan omzet, PT Indofood Sukses Makmur Tbk dan anak usahanya, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), harus merela laba bersih mereka tergerus akibat lonjakan rugi selisih kurs yang belum terealisasi dari aktivitas pendanaan.

Dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip redaksi di Jakarta, Sabtu 1 Agustus 2026, disebutkan bahwa hingga 30 Juni 2026 Indofood berhasil mengantongi penjualan neto konsolidasi sebesar Rp 65,53 triliun atau tumbuh 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 59,84 triliun. 


Capaian positif ini mendorong laba usaha naik 14 persen menjadi Rp 13,29 triliun dari sebelumnya Rp 11,69 triliun, dengan marjin laba usaha yang konsisten di kisaran 20,3 persen. Sisi operasional murni perusahaan pun masih sangat tangguh, terbukti dari core profit yang melonjak 7 persen menjadi Rp 6,18 triliun dari Rp 5,78 triliun.

Sayangnya, tekanan dari sektor keuangan berimbas pada hasil akhir. Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Indofood melorot 19 persen menjadi Rp 4,72 triliun, turun dari posisi Rp 5,84 triliun pada semester pertama tahun lalu.

Kondisi serupa dialami oleh sang anak usaha, ICBP. Merek produsen mi instan ini membukukan peningkatan penjualan sebesar 11 persen menjadi Rp 41,86 triliun dari sebelumnya Rp 37,60 triliun. 

Seiring dengan itu, laba usaha ICBP terangkat 8 persen menjadi Rp 9,15 triliun dari Rp 8,48 triliun dengan marjin yang tetap sehat di level 21,9 persen, serta core profit yang tumbuh tipis 1 persen menjadi Rp 5,40 triliun dari Rp 5,37 triliun. Namun, efek rugi selisih kurs menyeret laba bersih entitas induk ICBP merosot cukup tajam hingga 33 persen, dari Rp 5,54 triliun menjadi Rp 3,70 triliun.

Menanggapi dinamika ekonomi tersebut, Direktur Utama dan CEO Indofood Anthoni Salim menegaskan bahwa bisnis utama perseroan sebenarnya tetap solid di tengah ketidakpastian global yang belum mereda.

"Di tengah situasi pasar yang masih penuh ketidakpastian, kami tetap waspada. Kami akan terus menyelaraskan produksi dengan kebutuhan pasar serta mengelola biaya secara efektif dan efisien untuk menjaga profitabilitas dan arus kas," tegas Anthoni Salim.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya