Berita

Aksi unjuk rasa lanjutan jilid III Aliansi Masyarakat Madani Tangerang Libas Mafia (Almamater Lima) di kawasan Skandinavia, Kota Tangerang. (Foto: Dokumentasi Almamater Lima)

Nusantara

Warga Ancam Tutup Paksa Aktivitas Komersial di Kawasan Skandinavia, Ini Sebabnya

SABTU, 01 AGUSTUS 2026 | 03:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Madani Tangerang Libas Mafia (Almamater Lima) kembali menggelar aksi lanjutan jilid III dengan mengancam menutup paksa seluruh aktivitas komersial di kawasan Skandinavia, Kota Tangerang. 
?
?Langkah tersebut diambil sebagai bentuk protes atas dugaan alih fungsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Potret seluas 4.550 meter persegi yang disebut telah dijadikan area komersial.
?
?Almamater Lima menilai, pihak manajemen Tangcity tidak kooperatif dalam memberikan penjelasan terkait dugaan penggunaan lahan RTH Taman Potret untuk kepentingan komersial.
?

?
?Almamater Lima menyebut, persoalan itu sudah bergulir melalui aksi jilid I dan II. Bahkan, mediasi juga telah difasilitasi oleh Polres Metro Tangerang Kota melalui Kasat Intelkam Kompol H. Dodi Abdulrohim, S.Sos., M.Krim. Namun, mereka mengklaim belum memperoleh tanggapan maupun klarifikasi dari pihak manajemen Tangcity.
?
?Koordinator Aksi Almamater Lima, Djoko Handoko atau yang akrab disapa Djalu mengatakan, sikap manajemen Tangcity dinilai mengabaikan hak publik atas ruang terbuka hijau.
?
?"Pihak Manajemen Tangcity telah menunjukkan itikad buruk dengan tidak kooperatif dan mengabaikan transparansi terkait penggunaan lahan RTH Taman Potret seluas 4.550 meter persegi. Ini bukan sekadar persoalan administratif, melainkan perampasan hak-hak masyarakat Kota Tangerang atas ruang publik," kata Djalu dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.
?
?Ia menegaskan, pihaknya berencana melakukan penutupan paksa terhadap seluruh aktivitas komersial di kawasan Skandinavia apabila tidak ada kejelasan mengenai status lahan tersebut.
?
?"Atas nama masyarakat Kota Tangerang, kami akan menutup paksa seluruh aktivitas komersial yang ada di Skandinavia," jelas dia.
?
?Dalam aksi lanjutan jilid III tersebut, Almamater Lima menyampaikan tiga tuntutan utama.
?
?Pertama, mengecam sikap manajemen Tangcity yang dinilai tidak kooperatif, tertutup, serta tidak memberikan klarifikasi atas dugaan penyerobotan lahan RTH Taman Potret seluas 4.550 meter persegi.
?
?Kedua, mendesak agar fungsi lahan RTH Taman Potret dikembalikan sepenuhnya sebagai ruang publik. Selain itu, mereka juga meminta pihak terkait menunjukkan izin pemindahan ruas Kali Cikokol yang disebut berkaitan dengan peruntukan tata ruang Kota Tangerang.
?
?Ketiga, mereka mendesak penghentian seluruh operasional dan aktivitas komersial di kawasan Skandinavia hingga terdapat kepastian hukum terkait status lahan dan fungsi RTH tersebut.
?
"?Aksi yang kami lakukan hingga hari ini merupakan bentuk protes terhadap dugaan privatisasi ruang publik. Kami akan terus mengawal persoalan tersebut hingga lahan RTH Taman Potret dikembalikan sesuai peruntukannya," pungkasnya.
?

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya