Berita

Menteri Kehutanan, Raja Juli. (Foto: Kemenhut)

Politik

Persemaian dan Produksi Bibit Diperluas Sesuai Arahan Presiden

JUMAT, 31 JULI 2026 | 19:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan produksi bibit tanaman mulai dijalankan Kementerian Kehutanan. Salah satunya melalui optimalisasi jaringan persemaian nasional untuk mendukung program penghijauan di kawasan permukiman hingga pedesaan.

“Pak Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan yang sangat spesifik kepada Kementerian kita, rumah baik tentunya, tapi rumah akan asri apabila ada pohon dan lingkungannya sangat baik," kata Menteri Kehutanan, Raja Juli, lewat keterangan resminya, Jumat, 31 Juli 2026.

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Kementerian Kehutanan meningkatkan produksi bibit tanaman dalam jumlah besar untuk mendukung penghijauan, menjaga kelestarian hutan, dan menciptakan lingkungan yang lebih asri.


Menindaklanjuti arahan tersebut, maka akan dikembangkan persemaian dengan teknologi yang lebih modern agar menghasilkan bibit berkualitas tinggi dengan tingkat keberhasilan tanam yang lebih baik. Sistem persemaian juga akan dioptimalkan agar distribusi bibit kepada masyarakat dan berbagai daerah dapat dilakukan lebih mudah dan efisien.

“Insyaallah dari 59 ini kita buat mapping ulang di mana tempatnya. Kalau ada persemaian yang jauh dari kabupaten tertentu, mungkin harus ditambah persemaian di sana. Kemudian dengan jumlah bibit yang juga kita maksimalkan sesuai dengan perintah Pak Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

Selain mengoptimalkan persemaian yang telah beroperasi, juga disiapkan pembangunan sejumlah persemaian baru. Dalam waktu dekat, salah satunya akan diresmikan di Sumatera Selatan. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Menhut telah meninjau sejumlah persemaian strategis di Rumpin, Mentawir, Mandalika, dan Labuan Bajo.

Untuk informasi, Kementerian Kehutanan memiliki 59 persemaian terdiri dari 9 pusat persemaian dan 50 persemaian permanen. Di pusat persemaian Kemenhut dapat memproduksi diatas 5 juta bibit pertahun, sedangkan di persemaian permanen menghasilkan kurang lebih 500 ribu hingga 1 juta bibit pertahun.

Presiden Prabowo sebelumnya menekankan pentingnya memperbanyak penanaman pohon untuk menjaga kelestarian lingkungan. Dalam arahannya, Prabowo juga meminta Menteri Kehutanan menyiapkan persemaian untuk memastikan ketersediaan benih dan bibit berkualitas bagi berbagai daerah.

“Bangsa kita harus dijaga kelestariannya. Kalau pohon sudah banyak berkurang, kita tanam ratusan juta pohon. Menteri Kehutanan, bikin nursery-nursery. Saya butuh benih-benih pohon yang bagus untuk semua kota dan kabupaten kita,” ujar Prabowo dalam kegiatan akad massal KPR Rumah Sunsidi dan KUR Perimahan di Batang, Jawa Tengah.










Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya