Berita

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron. (Foto: Dok Demokrat)

Politik

Gerakan Langit Biru Wujud Dukungan Demokrat untuk Program ASRI Presiden Prabowo

JUMAT, 31 JULI 2026 | 19:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dukungan terhadap Program Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang digagas Presiden Prabowo Subianto terus mengalir. Kali ini, Partai Demokrat mewujudkannya melalui Gerakan Nasional Langit Biru Indonesia ASRI yang digelar menjelang HUT ke-25 partai.

"Gerakan Langit Biru Indonesia Asri sejalan dengan semangat Program Indonesia ASRI yang digagas Presiden Prabowo. Bagi Partai Demokrat, semangat tersebut perlu terus digalakkan, dan kami ingin berada di barisan terdepan untuk ikut menyukseskan program tersebut,” ujar Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron, lewat keterangan resminya, Jumat, 31 Juli 2026.

Gerakan Langit Biru Indonesia Asri telah dilaksanakan selama empat pekan berturut-turut, yakni pada 10 Juli, 17 Juli, 24 Juli, dan 31 Juli 2026. Pada pekan keempat, Partai Demokrat menggelar 89 aksi serentak di 70 kabupaten/kota seluruh Indonesia. 


Aksi tersebut melibatkan kader, pemerintah daerah, komunitas, pelajar, serta masyarakat luas. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi kerja bakti, penanaman pohon, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pengecatan rumah ibadah dan fasilitas umum.

Program ini dilaksanakan atas arahan langsung Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Aksi lingkungan ini menjadi salah satu dari 25 agenda utama peringatan HUT ke-25 Demokrat yang dirancang untuk memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat.

"Alhamdulillah, Partai Demokrat yang lahir, tumbuh, dan berkembang bersama rakyat kini memasuki usia seperempat abad. Kami ingin perayaan ulang tahun partai ini, menjadi momentum untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat," kata Herman.

Lebih lanjut, Herman menegaskan bahwa Gerakan Langit Biru Indonesia Asri tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi gerakan yang berkelanjutan dan mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat. Karena itu, pelaksanaannya dirancang sebagai ruang kolaborasi yang melibatkan berbagai elemen agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

"Partai Demokrat akan terus konsisten, kolaboratif, dan memberikan banyak manfaat, tidak hanya di kota-kota besar tetapi juga di daerah-daerah, termasuk di desa-desa. Karena bersih itu sehat, sehat itu berkah. Dan jika berkah, Indonesia akan lebih mampu melakukan berbagai kegiatan yang memajukan dan menyejahterakan rakyatnya," pungkasnya.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya