Berita

Pertemuan ke-48 ACDM and Related Meetings di Bandung (Foto: Kemlu RI)

Global

Indonesia Perkuat Ketahanan Bencana ASEAN Lewat Sustainable Resilience

JUMAT, 31 JULI 2026 | 11:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di bawah Keketuaan ASEAN Committee on Disaster Management (ACDM) 2026, Indonesia mengajak negara-negara ASEAN membangun arsitektur ketahanan bencana yang lebih tangguh melalui pendekatan sustainable resilience.

Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian menegaskan pentingnya implementasi ASEAN Agreement on Disaster Management and Emergency Response (AADMER) Work Programme 2026-2030 agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat ASEAN. 

Menurutnya, ketangguhan kawasan hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor dan seluruh pilar komunitas ASEAN.


"Sustainable Resilience harus menjadi kerangka kerja yang praktis dan lintas sektor bagi aksi ASEAN. Sejalan dengan ASEAN Leaders' Declaration on Sustainable Resilience tahun 2023, ketangguhan harus berpusat pada masyarakat serta terintegrasi dalam seluruh sektor dan tiga Pilar Komunitas ASEAN," tegasnya dalam pertemuan ke-48 ACDM and Related Meetings di Bandung, dikutip Jumat, 31 Juli 2026. 

Indonesia juga mendorong penguatan kesiapsiagaan dan koordinasi regional melalui pemanfaatan data, teknologi, sistem peringatan dini, hingga investasi berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas masyarakat lokal. 

Pengalaman Indonesia dalam menerapkan Aksi Merespons Peringatan Dini (AMPD) diproyeksikan menjadi praktik baik bagi negara-negara ASEAN dalam mendukung implementasi ASEAN Community Vision 2045, sehingga informasi risiko dapat segera diterjemahkan menjadi aksi sebelum dampak bencana meluas.

Senada dengan itu, Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI, Ina Krisnamurthi, menegaskan pentingnya mempererat kemitraan ASEAN dengan negara sahabat dan organisasi internasional. 

Menurutnya, kolaborasi tersebut bukan sekadar respons saat bencana terjadi, melainkan fondasi untuk membangun ketangguhan kawasan secara kolektif. 

"Tanpa kerjasama, ketangguhan berkelanjutan tidak dapat terwujud," kata Ina.

Pertemuan tersebut dihadiri sembilan negara mitra eksternal ASEAN, yakni Australia, Kanada, Uni Eropa, Selandia Baru, Federasi Rusia, Amerika Serikat, Inggris, Turki, dan Prancis, serta lima organisasi internasional, antara lain UNOCHA, UNDP, IOM, IFRC, dan ADPC. 

Indonesia memanfaatkan momentum Keketuaan ACDM 2026 untuk memperkuat kapasitas antisipasi dan sistem peringatan dini, mengedepankan peran komunitas lokal, sekaligus mendorong kontribusi ASEAN dalam membentuk norma dan arsitektur ketangguhan global pasca target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya