Berita

Ilustrasi (Artiificial Inteligence)

Bisnis

STOXX 600 Sentuh Level 649 di Tengah Gemuruh Laporan Laba Emiten

JUMAT, 31 JULI 2026 | 07:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa menguat tajam pada perdagangan Kamis 30 Juli 2026 waktu setempat, didorong oleh data pertumbuhan ekonomi yang kuat serta deretan laporan keuangan perusahaan yang memuaskan.

Indeks pan-Eropa Euro STOXX 50 naik 1,3 persen ke level 6.333, sementara STOXX Europe 600 menguat 0,6 persen ke level 649. 

Ketahanan PDB Zona Euro yang tumbuh 0,4% pada kuartal kedua menjadi latar belakang positif bagi pergerakan indeks, meskipun pasar tetap mewaspadai kenaikan inflasi tahunan Jerman di level 2,8 persen.


Di Jerman, indeks DAX 40 melaju lebih dari 0,5 persen hingga melewati level 25.600, tertinggi sejak awal Juli. 

Sektor semi konduktor memimpin penguatan melalui lonjakan saham Infineon sebesar hampir 10 persen. Kendati demikian, laju indeks tertahan oleh anjloknya Adidas sebesar 13 persen akibat lonjakan beban biaya pemasaran Piala Dunia. Saham Airbus merosot sebesar 3 persen setelah produsen pesawat tersebut memilih untuk tidak menaikkan target kinerja tahunannya.

Sementara itu, indeks CAC 40 di Prancis mencatatkan rebound 0,9 persen ke level 8.486. Penguatan ini dipimpin oleh Schneider Electric yang melonjak 10,8 persen berkat tingginya permintaan infrastruktur berbasis AI, diikuti Société Générale yang melesat 5,7 persen usai melampaui target laba dan mengumumkan buyback saham. 

Kenaikan harga saham juga dibukukan oleh L'Oréal, Vinci, dan BBVA dari Spanyol. Di sisi lain, tekanan melanda Sanofi yang merosot 8,9 persen akibat penurunan laba bersih, serta Stellantis yang melemah 4,3 persen terseret isu penarikan kembali kendaraan dan persaingan ketat dari produsen otomotif China.

Secara keseluruhan, pergerakan ekuitas Eropa bergerak variatif namun cenderung optimistis. Dorongan kuat dari emiten sektor teknologi AI, perbankan, dan barang konsumen berhasil menutup tekanan rugi yang dialami sektor otomotif dan ritel.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya