Ilustrasi (Artiificial Inteligence)
Bursa saham Eropa menguat tajam pada perdagangan Kamis 30 Juli 2026 waktu setempat, didorong oleh data pertumbuhan ekonomi yang kuat serta deretan laporan keuangan perusahaan yang memuaskan.
Indeks pan-Eropa Euro STOXX 50 naik 1,3 persen ke level 6.333, sementara STOXX Europe 600 menguat 0,6 persen ke level 649.
Ketahanan PDB Zona Euro yang tumbuh 0,4% pada kuartal kedua menjadi latar belakang positif bagi pergerakan indeks, meskipun pasar tetap mewaspadai kenaikan inflasi tahunan Jerman di level 2,8 persen.
Di Jerman, indeks DAX 40 melaju lebih dari 0,5 persen hingga melewati level 25.600, tertinggi sejak awal Juli.
Sektor semi konduktor memimpin penguatan melalui lonjakan saham Infineon sebesar hampir 10 persen. Kendati demikian, laju indeks tertahan oleh anjloknya Adidas sebesar 13 persen akibat lonjakan beban biaya pemasaran Piala Dunia. Saham Airbus merosot sebesar 3 persen setelah produsen pesawat tersebut memilih untuk tidak menaikkan target kinerja tahunannya.
Sementara itu, indeks CAC 40 di Prancis mencatatkan rebound 0,9 persen ke level 8.486. Penguatan ini dipimpin oleh Schneider Electric yang melonjak 10,8 persen berkat tingginya permintaan infrastruktur berbasis AI, diikuti Société Générale yang melesat 5,7 persen usai melampaui target laba dan mengumumkan buyback saham.
Kenaikan harga saham juga dibukukan oleh L'Oréal, Vinci, dan BBVA dari Spanyol. Di sisi lain, tekanan melanda Sanofi yang merosot 8,9 persen akibat penurunan laba bersih, serta Stellantis yang melemah 4,3 persen terseret isu penarikan kembali kendaraan dan persaingan ketat dari produsen otomotif China.
Secara keseluruhan, pergerakan ekuitas Eropa bergerak variatif namun cenderung optimistis. Dorongan kuat dari emiten sektor teknologi AI, perbankan, dan barang konsumen berhasil menutup tekanan rugi yang dialami sektor otomotif dan ritel.