Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Pasar Logam Mulia Menghijau, Paladium Pimpin Kenaikan

SELASA, 28 JULI 2026 | 07:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar logam mulia dunia menguat pada penutupan perdagangan Senin 27 Juli 2026, dipimpin kenaikan harga emas di tengah melemahnya Dolar AS dan turunnya harga minyak mentah ke level terendah dalam sepekan. 

Penurunan harga energi menyusul meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran, sehingga mengurangi kekhawatiran pasar terhadap inflasi menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pekan ini.

Harga emas spot naik 0,5 persen menjadi 4.074,22 Dolar AS per ons pada penutupan perdagangan.  Sementara itu, kontrak berjangka emas AS pengiriman Agustus menguat 0,2 persen ke 4.077,00 Dolar AS per ons.


Penguatan emas turut didukung pelemahan Indeks Dolar AS (DXY) sebesar 0,1 persen, yang membuat logam mulia berdenominasi dolar lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lain.

Kenaikan juga terjadi pada logam mulia lainnya. Harga perak naik 0,5 persen menjadi 58,44 Dolar AS per ons, platinum melonjak 2 persen ke 1.620,34 Dolar AS per ons, dan paladium memimpin penguatan dengan kenaikan 3,5 persen ke 1.286,25 Dolar AS per ons.

Dari sisi permintaan fisik, impor bersih emas China melalui Hong Kong pada Juni tercatat lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, secara bulanan angkanya turun 5 persen dibandingkan Mei.

Global Head of Commodity Strategy TD Securities, Bart Melek, mengatakan penurunan harga minyak menjadi faktor utama yang mendorong perubahan ekspektasi suku bunga. Menurutnya, harga minyak turun dari di atas 100 Dolar AS per barel pekan lalu menjadi sekitar 90 Dolar AS per barel, sehingga pasar mulai memperkirakan suku bunga yang lebih rendah.

Sinyal diplomasi Presiden AS Donald Trump terkait pembicaraan dengan Iran membuat harga minyak Brent merosot lebih dari 8 persen. Meredanya konflik juga meningkatkan harapan terbukanya kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Pelaku pasar kini menantikan hasil rapat kebijakan moneter The Fed pada Rabu (29/7). Data CME FedWatch Tool menunjukkan peluang sebesar 62 persen bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga, sementara probabilitas kenaikan suku bunga pada September mencapai 82 persen apabila inflasi kembali meningkat.

Selain keputusan The Fed, pasar juga menunggu rilis data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) AS periode Juni pada Kamis mendatang sebagai petunjuk arah pergerakan logam mulia selanjutnya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya