Berita

Produk Sahate. (Foto: Dok. BRI)

Bisnis

Dari Dapur Rumahan, "Sahate" Perlahan Tumbuh ke Pasar Global Bersama BRI

SENIN, 27 JULI 2026 | 18:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Di tengah pandemi Covid-19, ketika kesadaran akan makanan yang lebih sehat mulai meningkat, Lince Sulastri melihat sebuah peluang sederhana. 

Dari dapur rumahnya di Kota Bandung, ia mulai mencoba membuat camilan yang tidak hanya enak, tetapi juga lebih sehat, hingga akhirnya lahirlah Sahate pada 2022.

Dengan bahan dasar beras, Lince mengembangkan keripik dan aneka kue kering yang gluten-free dan rendah gula, namun tetap gurih dan renyah. Usaha yang awalnya kecil perlahan mulai dikenal, dengan pelanggan yang datang kembali dan pesanan yang terus bertambah.


Seiring berjalannya waktu, Lince menyadari bahwa membangun usaha bukan hanya soal menjaga rasa. Ia mulai mencari cara untuk belajar lebih banyak, memahami pasar, serta memperluas jaringan agar usahanya bisa berkembang lebih jauh.

“Saya mulai mengenal LinkUMKM BRI pada 2024 untuk menambah jaringan pemasaran sekaligus belajar mengembangkan usaha,” ungkap Lince dikutip Senin 27 Juli 2026.

Bagi Lince, kehadiran LinkUMKM menjadi ruang untuk belajar, berjejaring dan bertukar pengalaman dengan sesama pelaku usaha, sekaligus tempat belajar untuk melihat peluang yang sebelumnya belum terpikirkan. LinkUMKM merupakan platform pemberdayaan UMKM dari BRI yang perlahan membantunya memahami pasar, memperluas jaringan, dan menemukan cara agar usahanya bisa melangkah lebih jauh.

Melalui pelatihan dan pendampingan yang dijalaninya, Lince mulai membenahi berbagai aspek usaha, mulai dari kualitas produk hingga cara memasarkan. Di sisi operasional, ia juga merasakan manfaat kemudahan transaksi digital dalam aktivitas sehari-hari.

“Saya menggunakan QRIS BRI untuk memudahkan transaksi karena tidak perlu lagi repot mencari uang kembalian. Harapan saya, usaha ini bisa memberikan dampak ekonomi bagi keluarga dan masyarakat sekitar serta semakin dikenal oleh masyarakat luas,” ujar Lince.

Perubahan tersebut mulai nyata terlihat. Produk keripik beras Sahate kini menjadi andalan dan semakin diminati pelanggan. Pemasarannya pun meluas, tidak hanya melalui marketplace dan pameran, tetapi juga melalui kerja sama dengan berbagai mitra di sejumlah daerah.

Langkah Sahate pun terus berkembang. Produknya telah lolos kurasi untuk peluang pemasaran ke Denmark dan Hong Kong. Saat ini, Lince juga tengah mempersiapkan sertifikasi Hazard Analysis and Critical Control Points sebagai bagian dari upaya menjangkau pasar yang lebih luas.

Corporate Secretary BRI Dhanny melihat perjalanan Sahate sebagai gambaran nyata bagaimana pengusaha UMKM dapat tumbuh ketika memiliki ruang untuk belajar dan berkembang.

“Perjalanan Sahate menunjukkan bahwa dengan ruang untuk belajar, pengusaha UMKM Indonesia mampu bertahan sekaligus terus berkembang,” pungkas Dhanny.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya