Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Industri Agensi Bergeser, Kreativitas Saja Tak Cukup

SENIN, 27 JULI 2026 | 10:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perubahan perilaku konsumen di era digital memaksa pelaku industri pemasaran mengubah peta bisnisnya. 

Menjawab pergeseran tersebut, jaringan agensi Feel Good Network memperkuat ekosistem bisnisnya dengan menunjuk Innercircle dan BRICKS sebagai dua agensi kreatif utama.

Langkah konsolidasi ini diambil untuk merespons meningkatnya permintaan merek (brand) terhadap layanan pemasaran terintegrasi; mulai dari strategi kreatif, analisis data, hingga penjualan berbasis platform (social commerce).


CEO Feel Good Network, Wisnu Satya Putra, menilai pertumbuhan bisnis saat ini tidak lagi cukup hanya mengandalkan kampanye kreatif, melainkan membutuhkan eksekusi yang langsung berdampak pada penjualan (bottom-line).

"Kami melihat pertumbuhan sebagai sesuatu yang harus dirancang, bukan sekadar dikejar. Ini membutuhkan fondasi brand yang kuat, arah strategis yang jelas, dan kemampuan menerjemahkan ide menjadi momentum yang terukur di seluruh funnel," ujarnya.

Di dalam ekosistem ini, Innercircle menggarap strategi merek berstandar global untuk klien seperti Pizza Hut, Indofood, hingga VinFast. Sementara BRICKS berfokus pada integrasi data dan kreativitas untuk mendorong kinerja penjualan secara langsung.

Model bisnis berbasis dampak ekonomi ini terbukti pada kampanye Nivea Deodorant yang digarap BRICKS. Strategi yang menghubungkan perilaku konsumen dengan social commerce tersebut mengklaim lonjakan nilai penjualan daring (Gross Merchandise Value/GMV) hingga 139 persen, nilai imbal hasil media (earned media value return) 37 kali lipat, dan 273 juta impresi dalam 30 hari.

Co-Founder & Managing Director BRICKS, Stephanie Putri Fajar, menegaskan bahwa indikator utama keberhasilan agensi saat ini adalah kontribusinya terhadap pertumbuhan bisnis klien.

"Kami tidak mengukur scope dari apa yang kami hasilkan, tetapi dari angka bisnis yang berhasil digerakkan," katanya.

Integrasi layanan ini sekaligus melengkapi langkah ekspansi regional Feel Good Network di Asia Tenggara, menyusul peluncuran Tales Asia di Malaysia, demi menangkap peluang pertumbuhan ekonomi digital lintas negara.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya