Berita

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep. (Foto: RMOL)

Politik

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI Vs PDIP

SENIN, 27 JULI 2026 | 10:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keputusan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep untuk maju sebagai calon anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V atau Solo Raya pada Pemilu 2029 memicu berbagai spekulasi politik.

Pengamat politik Adi Prayitno menilai langkah tersebut ramai diperbincangkan karena dianggap sebagai sinyal bahwa PSI siap berhadapan langsung dengan PDI Perjuangan (PDIP) di salah satu basis suara terkuat partai berlambang banteng itu.

"Ini menjadi ramai karena dianggap sebagai upaya Kaesang sebagai Ketua Umum PSI akan head to head langsung dengan PDIP. Karena Dapil Jawa Tengah V, khususnya, dianggap sebagai salah satu kandangnya banteng," kata Adi lewat kanal Youtube miliknya, Senin, 27 Juli 2026.


Menurut Direktur Parameter Politik Indonesia itu, pencalonan Kaesang berpotensi dimaknai sebagai pesan politik bahwa PSI siap menantang dominasi PDIP dalam kontestasi legislatif mendatang.

"Jangan-jangan ini adalah pesan yang ingin disampaikan Kaesang sebagai Ketua Umum PSI untuk menyatakan perang terbuka kepada PDIP. Khususnya bagaimana PSI siap menantang di Pileg 2029," ujarnya.

Sementara itu, politikus senior PDIP Ganjar Pranowo merespons santai rencana pencalonan Kaesang. Menurut Ganjar, setiap warga negara memiliki hak politik untuk maju sebagai calon legislatif.

Ganjar juga menegaskan PDIP tidak gentar menghadapi persaingan politik di daerah yang selama ini menjadi salah satu basis dukungannya.

"Oh, orang nyalon kok nantang. Kamu juga nyalonin boleh-boleh saja. Semuanya boleh," demikian pandangan Ganjar.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya