Berita

(Foto: Dok. BRI)

Bisnis

UMKM Oleh-oleh Khas Demak Sukses Perluas Pasar Berkat Pemberdayaan BRI

MINGGU, 26 JULI 2026 | 10:33 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Keinginan sederhana untuk menghadirkan oleh-oleh khas Demak menjadi titik awal perjalanan bisnis Bambwi Jaya pada 2019. 

Saat itu, pemiliknya yakni Bambwi Rumiyati melihat belum banyak produk oleh-oleh yang benar-benar merepresentasikan potensi lokal Demak, khususnya buah belimbing yang menjadi salah satu komoditas khas daerah tersebut.

Dari peluang tersebut, berbekal pengetahuan, keahlian serta ketertarikan Rumiyati, ia pun mulai mengembangkan Brownies Mocaf Belimbing, produk olahan berbahan tepung mocaf dan buah belimbing yang menjadi ciri khas usahanya. 


Perpaduan bahan lokal tersebut membuat produknya memiliki keunikan tersendiri, sekaligus menawarkan pilihan kudapan yang bebas gluten dan tinggi serat bagi konsumen yang semakin peduli pada aspek kesehatan.

Meski begitu, Rumiyati mengatakan perjalanan Bambwi Jaya tidak selalu berjalan mulus. Usaha yang dirintisnya sempat terdampak pandemi Covid-19 hingga mengalami penurunan penjualan. 

Namun, ia tidak berhenti. Rumiyati kembali menata bisnisnya secara bertahap dan mulai mengembangkan Bambwi Jaya dengan lebih kuat sejak 2023.

Seiring usaha yang mulai kembali bergerak, kebutuhan untuk menata operasional juga semakin terasa. Rumiyati perlu memastikan produksi berjalan lebih stabil, transaksi pelanggan semakin mudah, kebutuhan modal usaha dapat dikelola dengan baik, hingga memperoleh ruang belajar untuk mengembangkan kapasitas bisnisnya.

Alhasil, dengan berkembangnya usaha, Rumiyati pun mempercayakan kebutuhan layanan keuangannya kepada BRI. Dalam proses tersebut, pendampingan yang diberikan petugas BRI dirasakan lebih dari sekadar layanan perbankan.

Ia menyebut, keramahan petugas, komunikasi yang terbuka, serta kesediaan memahami kondisi usaha membuat Rumiyati merasa didampingi dalam setiap tahap pengembangan bisnisnya.

“Saya sudah lama menjadi nasabah BRI. Yang saya rasakan, petugas BRI bukan hanya menawarkan produk, tetapi juga benar-benar mau mendengarkan kebutuhan usaha kami," ujar Rumiyati dikutip Minggu 26 Juli 2026.

Dalam perjalanannya menjadi nasabah, Rumiyati bercerita bahwa suatu hari petugas BRI memperkenalkan Rumah BUMN BRI Demak sebagai wadah bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas usahanya. Melihat manfaat yang ditawarkan, Rumiyati memutuskan bergabung pada 2020.

Di Rumah BUMN, ia memperoleh pembinaan secara bertahap, mulai dari penataan administrasi usaha, pengembangan kemasan dan pemasaran, hingga pemanfaatan platform digital. 

Rumiyati juga mengikuti berbagai program seperti BRI Incubator dan Brilianpreneur yang memperluas wawasannya dalam mengembangkan strategi bisnis serta membuka akses terhadap peluang pasar yang lebih luas.

"Melalui Rumah BUMN BRI Demak, saya banyak belajar bagaimana mengelola usaha dengan lebih baik. Tidak hanya diajarkan soal pemasaran digital, tetapi juga bagaimana membangun produk yang lebih siap bersaing," kata Rumiyati.

 Menurutnya, pendampingan Rumah BUMN tersebut menjadi salah satu dorongan penting bagi Bambwi Jaya untuk naik kelas. Produk yang awalnya dikembangkan sebagai oleh-oleh khas daerah kini mampu menjangkau pasar yang lebih luas. 

Di sisi lain, penggunaan QRIS dan BRImo turut membantu proses transaksi menjadi lebih mudah bagi pembeli, sehingga operasional usaha dapat berjalan semakin efisien. Bahkan, Bambwi Jaya kini mampu membuka lapangan kerja bagi tiga orang tenaga kerja lokal yang terlibat dalam proses produksi hingga operasional usaha sehari-hari.

Terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa kisah Bambwi Jaya menunjukkan pentingnya pendampingan yang berkelanjutan bagi UMKM. 

Menurutnya, UMKM membutuhkan ekosistem yang tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga membuka ruang pembelajaran, perluasan pasar, dan penguatan kapasitas usaha.

“BRI terus berkomitmen menghadirkan pemberdayaan yang menyeluruh bagi UMKM, mulai dari akses layanan keuangan, pendampingan usaha, hingga pembukaan peluang pasar. Melalui Rumah BUMN, pelaku UMKM diharapkan dapat semakin adaptif, berdaya saing, dan mampu naik kelas secara berkelanjutan,” ujar Dhanny.

Hingga Mei 2026, BRI telah mengelola 54 Rumah BUMN di berbagai wilayah Indonesia dan menyelenggarakan lebih dari 18 ribu pelatihan. 

Melalui kehadiran Rumah BUMN, BRI terus memperkuat perannya sebagai mitra pemberdayaan UMKM agar mampu tumbuh, memperluas pasar, dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya